Walaupun suku Jawa tidak menggunakan Bahasa Jawa saat berada di tanah rantauan, mereka tetap menggunakan tata bahasa yang santun saat berbicara dengan orang lain. Kadang, cara bicara suku Jawa yang kalem dan penuh kesantunan ini menjadi bahan olok-olok masyarakat karena dianggap kurang tegas dalam berbicara.
Selain itu, sikap tubuh membungkuk saat melewati orang juga diajarkan sebagai sikap menghormati orang lain yang ada di sekitarnya sambil bilang ‘Nyuwun sewu’ yang artinya meminta izin untuk lewat. Biasanya, sikap membungkukkan badan ini dilakukan oleh anak muda saat berjalan melewati orang yang lebih tua. Namun tidak jarang juga sikap membungkukkan badan ini juga tetap dilakukan saat melewati kerumumnan orang meski tidak semua berusia lebih tua.
Ringan Tangan
Sebagai pendatang, suku Jawa mengerti bahwa sudah seharusnya mengikuti adat istiadat serta peraturan yang berlaku di tanah rantau. Hal inilah yang membuat suku Jawa mudah disukai oleh masyarakat setempat di tanah rantau. Mereka juga dikenal sebagai kelompok yang ringan tangan dan mereka tidak keberatan jika dia diminta bantuan berulang-ulang kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya