SuaraJawaTengah.id - Safa dan Farah, siswi kelas 6 SD Miroto 01, mengaku grogi saat menerima suntikan vaksin COVID-19 yang digelar di sekolahnya, Rabu (22/12). Bagaimana tidak, mereka diperhatikan oleh orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Momen itu terjadi ketika Gubernur Ganjar Pranowo olahraga bersepeda sambil meninjau pelaksanaan vaksinasi di sejumlah sekolah dasar di Kota Semarang. Di dua sekolah itu, sasaran vaksinasi berbeda namun antusiasmenya sama-sama tinggi.
Seperti di sekolah pertama yang ditinjau Ganjar, yakni SD Bugangan 03, Kecamatan Semarang Timur. Di sana, sasaran vaksinasinya untuk siswa kelas 1. Mereka menerima vaksin didampingi orangtuanya.
Ganjar menyapa sejumlah siswa SD Bugangan 03 yang sedang mengantri giliran vaksin. Kebanyakan mengaku tak takut disuntik.
“Kalian takut nggak disuntik?,” kata Ganjar.
“Nggak takut pak,” sahut sejumlah siswa.
Ganjar pun mengacungi jempol pada para siswa. Tapi tak semuanya mantap tanpa ragu, ada beberapa siswa yang tampak ketakutan dan menghindar saat hendak menerima suntikan.
Ganjar pun dengan sabar berusaha mengalihkan perhatiannya dengan terus mengajak ngobrol. Pertanyaan-pertanyaan ringan menyoal sarapan dan kesukaan siswa itu.
“Nah sudah, gimana ggak sakit tho? Hebat lho ya,” tutur Ganjar mengapresiasi keberanian siswa.
Baca Juga: 26,5 Juta Anak Indonesia Usia 6 11 Tahun Jadi Target Vaksinasi Covid-19
Lain halnya di SD Miroto 01 di Kecamatan Semarang Tengah. Siswa yang menerima vaksin adalah kelas 6. Suasananya pun lebih tertib. Beberapa siswa sempat grogi karena vaksinasinya ditunggui Ganjar.
“Sudah pernah disuntik? Ini suntik apa tahu nggak? Takut nggak?,” tanya Ganjar pada siswa yang sedang menerima vaksinasi.
“Sudah pernah. Ini suntik corona,” ujar siswa bernama Raditya.
Ada yang lucu saat Ganjar berada di ruang kelas itu. Salah seorang siswa, tampak menyembunyikan wajahnya di badan gurunya saat menerima vaksin. Ternyata, Siswi bernama Safa itu grogi karena ditunggui Ganjar.
“Ini tadi habis suntik. Suntik sinovac. Grogi dilihat pak Ganjar,” tutur Safa dan Farah ditemui usai vaksin.
Ganjar mengatakan dari pantauannya di dua sekolah di Kota Semarang, pelaksanaannya terbilang lancar. Bahkan, dari Dinas Kesehatan Kota Semarang menarget setiap hari menyuntikkan 13ribu vaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain