SuaraJawaTengah.id - Kompetisi Liga 3 Pemalang yang seharusnya jadi ajang adu skill olah bola justru berujung kericuhan dan pertumpahan darah.
Bahkan satu orang harus meregang nyawa sia-sia. Korban berinisial S (26) warga Desa Banjarmulya RT 3/ RW 3, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, tewas usai menjadi korban pengeroyokan kericuhan antarpenonton di Stadion Mochtar Pemalang.
Korban menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Tugurejo, Kota Semarang, Sabtu (1/1/2022) usai menjalani perawatan selama beberapa hari.
Polres Pemalang telah mengamankan empat orang tersangka S (33), A (28), B (27) dan K (24). Setelah melakukan pengeroyokan terhadap korban, Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo mengungkapkan, empat tersangka langsung diamankan oleh Satreskrim Polres Pemalang di rumahnya masing-masing, Selasa (28/12) malam.
"Keempat tersangka sudah diamankan, sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Pemalang masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka," ungkap Kapolres, Minggu (2/1/2022).
Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Perselo Lobongkok Desa Banjarmulya bertanding melawan Putra Jaya Desa Kramat dalam Liga 3 Askab PSSI Pemalang Stadion Mochtar Pemalang, Selasa (28/12/2021).
Namun entah bagaimana awalnya, justru terjadi kericuhan dan bentrokan antarpenonton yang menewaskan satu orang.
Ari Wibowo memaparkan, selain mengamankan empat tersangka, Satreskrim Polres Pemalang juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara.
Kapolres Pemalang mengatakan, keempat tersangka yang telah diamankan dikenakan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Baca Juga: Nasib Miris Enam Pemain Bola Liga 3 Sulsel Aniaya Wasit, Ditahan Dan Terancam 6 Tahun Bui
"Kami masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam pengeroyokan terhadap korban, dan akan segera kami amankan," ungkap Kapolres.
Semantara itu Kapolda Jatang Irjen Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyampaikan bela sungkawa kepada Korban dan berterima kasih kepada anggota Penalang yang sudah dengan cepat ungkap Kasus ini serta berjanji akan menutaskan kasus ini sampai ke pengadilan
"Kami Polri ikut berbela sungkawa dan akan tuntaskan kasus ini," tutup Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman