SuaraJawaTengah.id - Selepas bebas dari penjara, Habib Bahar bin Smith nampak tak berubah. Ia masih kerap menyampaikan ceramah yang berisikan ujaran kebencian.
Terbaru ceramahnya yang sangat kontroversi yakni ketika Jenderal Dudung dihina dengan sebutan Jenderal Baliho di hadapan para jemaah.
Alhasil, ceramah Habib Bahar tersebut mengundang kritikan publik. Tak sedikit dari publik yang geram dan menilai Habib Bahar telah merendahkan sosok Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad).
Rupanya kontroversi yang dilakukan Habib Bahar tersebut ditanggapi serius oleh Habib Zein Assegaf. Habib yang kerap dipanggil dengan sebutan Habib Kribo ini marah besar dengan perilaku Habib Bahar.
Ia pun mewakili kalangan Habib meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena Habib Bahar sering membuat gaduh lewat ceramahnya yang provokatif.
"Sebelum saya berbicara panjang lebar, saya minta maaf kepada seluruh bangsa Indonesia terutama NU dan Muhammadiyah. Karena ada segelintir Habib ini Bahar dan Rizieq yang sering membuat gaduh di negeri ini," buka Habib Gondrong melalui unggahan video di kanal YouTube Padasuka TV.
Habib Gondrong ini kemudian menyentil cara berpikir Habib Bahar dalam beragama. Seharusnya sebagai seorang ulama, Habib Bahar harusnya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
"Dia (Habib Bahar) sering kali ngomong saya jihad untuk agama. Saya rasa cara berpikir Habib Bahar dan kelompoknya ini merasa kalau Tuhan hanya milik mereka yang lainnya sesat," imbuhnya.
"Contohnya ketika Habib Bahar tak terima dan menyalahkan perkataan pak Dudung. Karena pak Dudung itu bukan kiai, jadi tidak boleh bicara agama. Padahal perkataan pak Dudung itu benar, Tuhan bukan orang Arab dan Tuhan bukan Habib,'' sambungnya.
Baca Juga: Kediaman Habib Bahar Didatangi Danrem, Kuasa Hukum Sebut Wewenang Polri Bukan TNI
Selain itu, Habib Gondrong juga kesal dengan pernyataan Habib Bahar yang menyebut negara tidak Islami. Lantaran pemerintah saat itu tidak mengizinkan acara maulid nabi.
"Saya ada video kecilnya Habib Bahar petentangan-petengteng. Katanya negara melarang maulid nabi dan menganggap negara ini tidak Islami. Ini negara lagi ada Covid-19, kok ada kumpul-kumpul dan anda teriak-teriak atas nama maulid nabi tapi isinya caci maki dan hujat menghujat," kesalnya.
Kemarahan Habib Gondrong tak sampai disitu saja. Ia juga turut menyoroti sikap Habib Bahar yang melawan saat dinasehati Brigjen Achmad Fauzi untuk berhenti menyampaikan ceramah provokatif.
Maka dari itu, jika Habib Bahar tak mau menuruti dan patuh terhadap aturan negara. Habib Gondrong meminta Habib Bahar segera pergi dan pulang ke Yaman.
"Kalau anda tidak suka negeri ini, keluar dari Indonesia. Pulang ke kampung halaman anda di Yaman. Ini negeri punya aturan. Begitu sopannya TNI pada anda. Dia malah petentangan-petengteng bawa nama Habib, keluar anda dari Indonesia," tegasnya.
"Saya minta TNI dan Polri jangan diam, saya Habib mengutuk keras sikap Bahar dan Rizieq yang selalu buat onar. Bisa bahaya untuk negeri ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan