SuaraJawaTengah.id - Seorang bocah di Banjarnegara, Jawa Tengah ditemukan tewas mengenaskan di tengah hutan. Dikabarkan sebelumnya, korban meninggalkan rumah bersama saudara W (18) namun tak kunjung pulang.
Namun ketika W kembali ke rumah, korban tidak ikut pulang. Kemudian keluarga dan warga melakukan pencarian dan menemukan korban dalam keadaan meninggal di hutan.
Relawan Wanayasa Sosial Grup (WSG) Banjarnegara , Supriyanto mengatakan, korban ditemukan di hutan yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari desa.
"Ditemukan di hutan dan tersangkut di semak semak. Jarak hutan dengan kampung sekitar 3 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit jalan kaki, "kata dia, Senin (10/1/2022).
Kapolsek Wanayasa, AKP Bambang Irianto membenarkan informasi tersebut. Korban awalnya dilaporkan hilang pada minggu (9/1) kemarin dan ditemukan pagi tadi, Senin (10/1/2022).
"Pencarian dilakukan dari kemarin dan baru ketemu tadi pagi dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuannya di tebing jurang di hutan blok lemah putih masih berada di wilayah Desa Wanaraja.
Usai dievakuasi, korban kemudian dibawa ke RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Korban saat ini di RSUD Hj Anna Lasmanah. Kemarin saat kami datang ke rumah korban, berdasarkan keterangan Kadus dan warga ada dugaan tindak pidana pembunuhan," terangnya.
Pelaku pembunuhan bocah sembilan tahun tersebut diduga adalah W, yang mengajak pergi korban meninggalkan rumah.
Baca Juga: Nyaris Lepas! Harimau Kebun Binatang Banjarnegara Lompat ke Atap Kandang
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api