SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Salatiga Yuliyanto masuk dalam survei tokoh yang berpeluang menjadi calon gubernur Jawa Terngah pada Pilkada 2024 mendatang.
Yuliyanto masuk dalam Peta Electoral di Provinsi Jawa Tengah yang dilakukan lembaga survei Charta Politika.
Dalam indikator tokoh paling dikenal Yuliyanto berada di peringkat delapan dengan skor 1,6 dan tingkat elektabilitas 1,5 di peringkat ketujuh.
Menanggapi survei tersebut, Yuliyanto mengaku kaget. Hal itu karena tak menyangka namanya masuk dalam radar Peta Electoral Jawa Tengah.
"Terus terang kaget karena saya mengetahui juga dari media. Selama menjabat Wali Kota Salatiga, saya ini mengalir saja dalam menjalankan amanah karena tujuannya memang memberi yang terbaik untuk masyarakat," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/1/2021).
Yuliyanto mengatakan dirinya belum ada komunikasi politik dengan pihak manapun hingga saat ini.
"Belum ada obrolan politik, yang ada kita ngomongin gimana agar Covid-19 cepat berlalu, bagaimana agar masyarakat sehat dan ekonominya kembali bangkit," kata dia.
Dikatakan, di sisa masa jabatan sebagai Wali Kota Salatiga pada 22 Mei 2022, dirinya akan terus menggenjot jajaran Pemkot Salatiga untuk bekerja secara maksimal.
"Tujuan kita menyejahterakan masyarakat, ekonomi tumbuh dan angka kemiskinan turun. RPJMD yang disepakati bersama legislatif menjadi acuan untuk pencapaian yang endingnya membanggakan kita semua," paparnya.
Baca Juga: Soal Calon di Pilkada DKI, Sekjen PDIP Bandingkan Kemajuan Jakarta Saat Dipimpin Ahok
Menyinggung tentang Penjabat Wali Kota Salatiga saat dirinya purna tugas hingga Pemilu Serentak 2024, Yuliyanto berharap program-program yang pro-rakyat tetap dilanjutkan.
"Kita fokus di pembangunan manusia mulai dari kesehatan hingga pendidikan, termasuk ekonomi. Selama masa pandemi, UMKM di Salatiga tumbuh hingga 200 persen, ini menunjukan masyarakat kreatif," paparnya.
Sebelumnya, Charta Politika merilis Peta Electoral Jawa Tengah.Ada 12 nama tokoh paling dikenal di Jawa Tengah yang tertulis dalam survei itu, yakni Gibran Rakabuming Raka, Taj Yasin Maimoen, Hendrar Prihardi, Rustriningsih, Achmad Husein, FX Hadi Rudyatmo, Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Yuliyanto, Yoyok Riyo Sudibyo, Sunarna, Condro Kirono, Agustina Wilujeng.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
Terkini
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati