Pada hari-hari tertentu, klenteng ini mengadakan berbagai upacara keagamaan yang banyak menarik pengunjung untuk datang. Namun, semenjak pandemi pengurus klenteng hanya menggelar acara peribadatan.
"Biasanya kalau Imlek acara besar, namun karena massih pandemi ya jadi kita fokus ibadah," paparnya.
Perayaan Imlek tahun ini, klenteng tertua di Kota Semarang itu memberlakukan pembatasan. Pihaknya hanya memperbolehkan pengunjung yang masuk klenteng hanya 50 persen untuk antisipasi penyebaran Covid-19.
"Dengan kapasitas 100 orang di dalam klenteng, Yayasan Tay Kak Sie akan memberlakukan 50 persen kapasitas ruangan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah umat yang akan bersembahyang, pihaknya akan melaluka pembatasan.meski bukan klenteng terbesar, tiap kali perayaan Imlek klenteng tersebut banyak pengunjung.
"Klenteng Tay Kak Sie bukan kenteng terbesar di Kota Semarang, namun punya altar terbanyak dibanding Klenteng lainya," paparnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting