SuaraJawaTengah.id - Kongres pemilihan ketua, wakil ketua, dan executive committee (Exco) PSSI Asosiasi Provinsi Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan Jumat (28/1/2022) silam.
Tercatat, Yoyok Sukawi terpilih sebagai ketua umum secara aklamasi kemudian Edi Sayudi sebagai wakil ketua.
Sementara dari jajaran exco ada tujuh exco yang terpilih yakni Joni Kurnianto, Heri Fitriansyah, Danang Aji Saputra, Bambang Tujiatno, Danur Risprianto, Sukardiono, dan Arya Surendra.
Usai pemilihan, ketua umum terpilih yakni Yoyok Sukawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para voters dan berharap kedepannya bersama stakeholder sepak bola di Jawa Tengah bisa memajukan olahraga si kulit bundar di provinsi tersebut.
“Terima kasih amanah dari semua voters yang menghendaki saya menjadi Ketua Asprov 2022-2026 secara aklamasi, insha Allah amanah ini akan kami laksanakan sebaik-baiknya untuk kemajuan sepak bola di Jateng yang sudah lama kita cita citakan bersama. Yakni sepak bola yang maju dan bermartabat baik pembinaan maupun kompetisinya,” tutur Yoyok Sukawi di Semarang pada Selasa (1/2/2022).
“Amanah ini semakin menguatkan kesolidan keluarga besar sepak bola Jateng yang sudah lama terjalin, mengedepankan kekeluargaan berpegang teguh pada statuta. Mohon doa restunya memimpin sepak bola Jateng supaya lancar,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu exco, Joni Kurnianto juga mengungkapkan harapannya setelah terpilih.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Pati ini berharap sepak bola di Jateng semakin maju dan setara dengan provinsi tetangga seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.
“Sepak bola di Jawa Tengah harus setara dengan provinsi tetangga seperti Jatim dan Jabar. Seperti di Liga 1, Alhamdulillah sekarang ada Persis Solo di Liga 1 untuk menemani PSIS. Kemudian di Liga, perwakilan Jateng kedepannya lebih banyak dan yang berpartisipasi di Liga 3 juga semakin banyak kedepannya supaya sepak bola di Jateng lebih maju,” ujar Joni Kurnianto.
Baca Juga: Sedang Diproyeksikan Bela Timnas, Mees Hilgers Mengaku Sudah Seperti Orang Indonesia
Ia juga mengatakan bahwa mau tak mau harus diakui bahwa perkembangan sepak bola di Jateng beberapa tahun terakhir seperti jalan di tempat. Oleh sebab itu, Joni bersama jajaran pengurus Asprov PSSI Jateng yang baru ingin memperbaiki hal tersebut.
“Perkembangan Jawa Tengah sepak bolanya masih stuck. Sepak bola Jawa Tengah harus lebih baik. Di Liga 3 nasional misalnya, perwakilan Jateng hanya dapat tiga. Ini yang harus kami perbaiki,” lanjut Joni.
Selain itu, soal pembinaan, Joni Kurnianto mengatakan bahwa kedepannya dari kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah, pembinaannya harus merata.
“Harusnya di kabupaten-kabupaten dan kota di seluruh Jateng mulai dari utara, selatan, barat, timur, tengah pembinannya sama. Jangan ada yang timpang,” pungkas Joni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah