SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang menahan imbang tanpa gol Persebaya Surabaya dalam pertandingan Liga 1 pekan ke-22 di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu malam (2/2/2022).
Namun demikian, kedua tim masih berada dalam kondisi sulit. Beberapa pemain PSIS Semarang dan Persebaya terpapar COVID-19.
Diketahui, pemain Persebaya kehilangan 12 pemain, sedangkan PSIS tiga pemain. Mereka dinyatakan terinfeksi virus Corona pada tes PCR menjelang pertandingan.
Meski demikian, PSIS dan Persebaya tetap menyuguhkan pertandingan yang seru dengan aksi individu pemain dan tim.
PSIS lewat Flavio Beck Junior mengirimkan tembakan keras ke gawang Bajul Ijo pada menit ke-10, tetapi bisa ditepis kiper Persebaya Ernando Ari.
Pada menit ke-22, Persebaya ganti mengancam lewat Taisei Marukawa, tetapi kiper PSIS Jandia Eka Putra sigap mengamankan bola.
Persebaya juga mempunyai peluang bagus lewat Marselino Ferdinan yang berkolaborasi dengan Marukawa yang menyerang secara beruntun pada menit ke-39 dan 40.
Demikian pula PSIS yang gencar menekan pertahanan Bajul Ijo, namun tak bisa menghasilkan gol sehingga babak pertama berakhir 0-0
Pada babak kedua, PSIS dan Persebaya tak menurunkan irama permainan dan mencatatkan sejumlah peluang gol.
Baca Juga: Media Yunani Soroti Kunjungan Cyrus Margono ke KBRI Athena dan 4 Berita Bola Terkini
Pada menit ke-62, PSIS mendapatkan kesempatan lewat Riyan Ardiansyah, dan kemudian pada menit ke-72.
Sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir, Persebaya menggencarkan serangan dan hampir memenangi laga seandainya tendangan Marselino pada menit ke-84 tak membentur mistar gawang.
Dengan hasil imbang itu, Persebaya masuk peringkat tiga besar klasemen dengan 43 poin, sementara PSIS pada posisi ketujuh dengan 32 poin.
Pada puncak klasemen Arema FC masih memimpin dengan 47 poin atau satu poin di atas Bhayangkara FC pada posisi kedua.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama