SuaraJawaTengah.id - Beredar postingan yang memperlihatkan aksi tidak senonoh viral di berbagai media sosial. Postingan tersebut memperlihatkan pasangan homo atau gay yang tengah melakukan aksi asusila di tempat umum.
Sontak postingan tersebut membuat geger jagat media sosial, terutama di Kabupaten Banjarnegara.
Dalam postingan grup Facebook Banjarnegara Terkini memperlihatkan pasangan sesama jenis berciuman di tempat terbuka.
Salah satu dari mereka menggunakan seragam sekolah yang diduga berlogo salah satu SMK di Kecamatan Mandiraja dan satunya lagi mengenakan baju bebas berjaket hitam.
Keduanya bermesraan diatas sepeda motor dan diupload dengan caption "Adapakah dengan motor vario R 2869" pada Rabu, (2/2/2022).
Kemudian, ada warganet yang melaporkan postingan tersebut dan mengatakan bahwa pelaku yang menggunakan seragam sekolah bukan merupakan siswa SMK di Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah melalui akun instagram.
Kemudian, akun instagram @instambanjarnegara dan @banjarnegaraundercover memposting screenshot yang berisi DM laporan tersebut.
Diketahui salah satu pelaku yang mengenakan baju bebas jaket hitam tersebut memiliki akun twitter @guajuliant dengan followers sebanyak 96K atau 96 ribu.
Dalam akun twitter @guajuliant, banyak foto dan video yang mengandung pornografi sesama jenis.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,5 Berpusat di Bayah-Banten, Terasa sampai Jakarta hingga Purwakarta
Dengan melihat banyaknya followers, pemilik akun @guajuliant disebut sebagai selebtwit. Bahkan, banyak akun instagram palsu yang mengatasnamakan Julian.
Sedangkan terkait identitas pelaku yang mengenakan seragam sekolah, Kabag Ops Reskrim Polres Banjarnegara, IPDA Saripin mengatakan, pihak SMK di Mandiraja sudah membuat laporan bahwa pelaku yang melakukan aksi asusila sesama jenis tersebut bukanlah siswanya.
"Pihak sekolah melapor bahwa yang di video tersebut bukan siswanya, "ungkap dia, Jumat (4/2/2022).
Laporan tersebut, lanjutnya, dilakukan pihak sekolah lantaran postingan tersebut dapat merusak nama baik sekolah.
"Sekolah yang terkait melakukan laporan kepada kami atas dasar pencemaran nama baik," jelas dia.
Disisi lain, pihak reskrim juga melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku asusila yang sebenarnya.
Berita Terkait
-
Nginep di Hotel Kapsul, Warganet Curhat Dengar Suara Meresahkan dari Kamar Sebelah, Warga TikTok Gelisah Sendiri
-
Viral Video Menteri Luhut Sibuk Teleponan saat Presiden Jokowi Sampaikan Sambutan, Warganet: Tak Ditegur?
-
Jadi Domas Pengantin Saat Acara Sakral, Kelakuan Gadis Tiba-tiba 'Mleyot' Undang Tawa Warganet: Malu Banget
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun