SuaraJawaTengah.id - Suasana Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, pagi ini berangsur normal. Keadaan mencekam meliputi desa selama 3 hari terakhir.
Udara sejuk langsung terasa begitu SuaraJawaTengah. id memasuki batas Desa Wadas. Sisa hujan tadi malam membasahi aspal jalan kampung.
Tak dapat dibayangkan, kampung asri ini sempat menjadi "desa mati" selama 3 hari belakangan. Warga memilih mengurung diri di rumah, menghindari bertemu polisi yang berpatroli.
Salah seorang ibu warga Desa Wadas mengatakan, sejak Selasa (8/2/2022) malam, polisi rutin berkeliling kampung. Sebagian mereka menginap di Masjid Nurul Huda, Dusun Krajan dan pelataran rumah warga.
Baca Juga: Dalam Waktu Dekat Ganjar akan Kembali Temui Warga Desa Wadas, Mau Apa Lagi?
Suasana makin mencekam karena polisi menggedor rumah-rumah warga dengan alasan membuat kopi atau sekadar meminjam senter. Warga yang masih trauma akibat penangkapan pada siang harinya merasa ketakutan.
"Pintu-pintu digedor. Kalau dibukakan pintu, mereka masuk seenaknya. Bukan saya tidak mau berbagi air panas atau kopi. Saya tidak rela berbagi kepada mereka yang sudah menangkapi warga semaunya," kata seorang ibu warga Desa Wadas saat ditemui di rumahnya, Sabtu (12/2/2022).
Ibu ini memiliki 9 anak. Sebagian sudah berkeluarga dan tinggal di Jakarta dan Yogyakarta.
Saat kejadian 8 Februari kemari, 3 putranya termasuk dari 67 warga yang ditangkap. Terpaksa ibu ini tinggal di rumah hanya bersama suami.
"Saya di rumah cuma sama bapak. Anak saya laki-laki 3 orang ditangkap semua. Kalau malam lihat polisi keliling kampung jadi makin takut."
Baca Juga: Giring ke Papua Disebut Cari Muka, Diminta Soroti Wadas bukan Cuma Urus Jakarta
Menurut ibu ini, selama 3 hari warga enggan shalat berjamaah ke masjid. Adzan dan jamaah shalat semuanya dilakukan oleh polisi.
Berita Terkait
-
Jokowi Dilaporkan ke PBB, Dugaan Pelanggaran HAM Atas Dalih Pembangunan
-
Permasalahan di Wadas Kembali Disinggung Peserta Aksi Gejayan Memanggil
-
Tidak Takut! Ganjar Pranowo Sebut Jokowi, Dalam Proyek Pembangunan Bendungan yang Bikin Konflik Wadas
-
Bela Ganjar, Mahfud MD: Wadas itu Tak Ada Pelanggaran HAM!
-
Ganjar Persilakan Isu Wadas Diangkat Di Debat Pilpres, Mahfud MD: Bagus Juga
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara