SuaraJawaTengah.id - Nama Muhaimin Iskandar semakin menghangat dikalangan masyarakat. Ketua Umum PKB disebut-sebut calon potensial menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.
Lembaga survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) mencatat elektabilitas nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar di Jawa Timur berada di posisi tiga besar sebagai calon Presiden 2024.
"Hasil survei terbaru elektabilitas calon Presiden 2024 di Jatim pada Januari 2022, Muhaimin Iskandar berada di tiga besar," ujar Direktur ARCI Baihaki Sirajt dikutip dari ANTARA di Surabaya, Rabu (16/2/2022).
Nama Muhaimin Iskandar memiliki elektabilitas suara 14,9 persen, di bawah Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto 19,9 persen dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 18,1 persen.
Baihaki mengungkapkan, faktor yang menyebabkan elektabilitas Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden 2024 meningkat pesat, salah satunya safari politik di Jatim.
"Semua tahu, sebulan terakhir ini Muhaimin Iskandar turun ke Jatim, dan mendatangi sejumlah pondok pesantren hingga akar rumput kalangan Nahdlatul Ulama (NU)," ucap dia.
"Ini membuktikan, bahwa safari politik yang dilakukan berhasil, dan mendapat simpati dari warga, khususnya warga Nahdliyyin di Jatim," kata Baihaki menambahkan.
Dalam Pilpres 2024, kata dia, masyarakat Jatim cenderung masih memiliki kepercayaan terhadap Prabowo Subianto, berikutnya kepercayaan warga Nahdliyyin terhadap Muhaimin Iskandar terus meningkat.
Sementara itu, Survei ARCI dilakukan pada 15-27 Januari 2022 di 38 Kabupaten/Kota Jatim dengan jumlah responden proporsional.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar Usulkan NU dan Muhammadiyah Jadi Calon Peraih Nobel Perdamaian
Survei ini menggunakan mutistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang, dengan margin of error sebesar tiga persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasil survei ARCI terkait elektabilitas capres di Jatim:
1. Prabowo Subianto 19,9 persen
2. Ganjar Pranowo 18,1 persen
3. Muhaimin Iskandar 14,9 persen
4. Khofifah Indar Parawansa 8,1 persen
5. Anies Baswedan 5,6 persen
6. Agus Harimurti Yudhoyono 5,1 persen
7. Mahfud MD 4,2 persen
8. Ridwan Kamil 4,1 persen
9. Puan Maharani 2,9 persen
10. Airlangga Hartarto 2,8 persen
11. Sandiaga Salahudin Uno 2,5 persen
12. Erick Thohir 2,3 persen
13. Gatot Nurmantyo 1,7 persen
14. Andika Perkasa 1,5 persen
15. Surya Paloh 0,9 persen
16. Rizal Ramli 0,7 persen
17. Tito Karnavian 0,5 persen
- Belum menjawab 4,2 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat