SuaraJawaTengah.id - Dinas Kesehatan Kota Magelang menyiagakan petugas puskesmas di tiap RW untuk memantau dan melayani pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Seperti diketahui, Kota Magelang saat ini berstatus PPKM level 4.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr Istiqomah, setiap RW di Kota Magelang minimal dipantau oleh satu orang petugas kesehatan dari puskesmas setempat.
Selain memantau kondisi pasien, petugas kesehatan juga memasok obat-obatan. Layanan ini dilaksanakan Dinkes Kota Magelang sejak 3 tahun lalu.
“Jadi satu RW itu selalu ada petugas daerah binaan dari puskesmas. Kalau ketemu pasien positif (Covid) yang perlu obat, fasilitas isolasi, atau pendampingan, nanti berhubungan dengan petugas tersebut,” kata dr Istiqomah.
Bekerja sama dengan Satgas Jogo Tonggo, petugas daerah binaan (binwil) puskesmas akan mendata dan mengatur kunjungan medis ke pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.
“Kami pasok obatnya. Misalnya pasien bergejala apa, butuh apa, itu puskesmas yang mem-backup obat-obatan untuk yang isolasi mandiri," ujar dia.
Isolasi mandiri hanya boleh dilakukan oleh pasien bergejala ringan. Sedangkan pasien bergejala sedang hingga berat akan dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas isolasi terpusat.
Pemkota Magelang menyiapkan fasilitas isolasi terpusat di Hotel Borobudur dan Hotel Safira. Hingga Selasa (22/2/2022), sebanyak 45 pasien dirawat di isoter Hotel Borobudur dan 57 pasien di isoter Hotel Safira.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr Istiqomah meminta warga yang menjalani tes Covid untuk pro aktif melaporkan statusnya ke Satgas Jogo Tonggo.
Baca Juga: Ngakak! Takut Dikira Covid-19 Warganet Ini Tahan Batuk, Endingnya Malah Dikira Kesurupan
“Karena ada masyarakat yang sudah tes tapi nggak pro aktif lapor. Tetangga tidak tahu, satgas Covid juga tidak tahu. Biasanya mereka nggak ada kemandirian untuk layanan telemedicine, takutnya terjadi perburukan dan tidak tertangani," paparnya/
Hingga 22 Februari 2022 pukul 17.00 WIB, jumlah ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid di 4 rumah sakit di Kota Magelang terbilang aman. Satgas Covid Kota Magelang mencatat jumlah kasus aktif mencapai 540 kasus.
Dari total 322 tempat tidur di RSUD Tidar, RST dr Soedjono, RSJP Prof Dr Soerojo, dan RSUD Budi Rahayu, masih tersisa 186 tempat tidur perawatan. Sedangkan jumlah ketersediaan ruang perawatan di ICU mencapai 21 tempat tidur.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal