SuaraJawaTengah.id - Beredar unggahan video yang menayangkan putra almarhum ulama kharismatik K.H Maimun Zubair, Muhammad Najih Maemoen marah-marah menyoroti kader Nahdlatul Ulama (NU) viral di media sosial.
Melalui unggahan video di kanal youtube NU Garis lurus, Muhammad Najih Maemoen secara blak-blakan mengatakan jika kader NU selama ini banyak makan uang haram.
Dia juga memaparkan bahwa NU telah menyimpang dari marwah organisasi. Lantaran NU suka melawan sesama organisasi Islam dan memusuhi para juru dakwah.
"Ingin menghabisi islam, ini sangat mengerikan sekali! Sebetulnya harus kita lawan! tapi bagaimana ya, apakah kita sudah terbiasa dengan makan haram? Apalagi itu, orang NU itu ya, PBNU itu sudah sering makan haram! Melawan agama, melawan habaib,” ujar Muhammad Najih Maemoen.
Lelaki paruh baya yang kerap disapa Gus Najih ini juga bahkan sampai mengungkapkan kalau organisasi NU telah banyak memakan uang haram sejak zaman Presiden keempat almarhum Gus Dur.
"Termasuk juga masih saudara saya Yahya Staquf, membenci habaib, naudzubillahi mindzalik. Itu bagaimana ya, memang sudah wataknya begitu. Kebanyakan makan uang haram ya, mulai dari zaman Gus Dur," jelas Gus Najih.
Selain itu, Gus Najih juga cukup menyayangkan sikap NU yang kerap ikut campur dalam urusan politik praktis. Sehingga hal tersebut membuatnya makin murka.
"Bahkan anak-anak santri syara, alumni syara, kiyai ya tu, santri, tapi membela-bela rezim ini. Kebablasan liberal kebablasan, entah karena iming-imingan, atau memang sudah kebanyakan makan haram itu," tegas Gus Najih.
Hingga kini belum diketahui pasti mengenai alasan apa yang melatar belakangi Gus Najih berani mengkritik keras organisasi NU tersebut.
Baca Juga: Muktamar ke-34 NU Dimajukan 17 Desember, Kader Gugat ke Pengadilan
Unggahan tersebut sontak saja menuai perhatian warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka yang memberikan tanggapan beragam.
"Salam hormat buat pak kiai yang menjadi panutan Islam garis lurus. Sudah melawan NU liberal yang batil. Sehat selalu pak yai," kata akun Ba Wi**.
"Alhamdulillah masih ada sisa-sisa NU sesepuh kita. Yang menentukan mana yang hak dan batil," tutur akun Fefen Muham**.
"Saya salut dengan kejujuran kiai, berarti ditubuh NU masih ada ulama-ulama yang istiqomah di jalan yang lurus," imbuh akun Didin Ruba**.
"Mau nangis saya lihat video ini, inilah kemurnian NU sesungguhnya. Tidak diobok-obok oleh pihak yang berkepentingan yang silau akan jabatan dan harta," sahut akun YM Chann**.
"Semoga panjang umur kiai, NU masih sangat membutuhkan ulama-ulama seperti antum. Allahu akbar," timpal akun Firman Nur**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama