SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 15 Warga Kampung Kebonsari, Kelurahan Bangunharjo, Semarang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi.
Hal itu setelah rumah mereka digusur sejak tahun 2016 atas perintah Pengadilan Negeri Semarang. Padahal saat itu, warga masih mengupayakan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.
Warga mengharapkan mendapatkan kompensasi karena sejak penggusuran di tahun 2016 warga tidak mendapatkan ganti apapun.
“Moyang kami telah menempati tanah sewa (tanah partikelir) milik Kokoh Liem Hing Ien. Kami telah menyewa tanah dan membangun sendiri rumah-rumah tinggal kami,” ungkap salah satu pemilik rumah, Ayub dilansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/3/2022).
Ayub menjelaskan, bahwa warga sudah menduduki wilayah tersebut sejak tahun 1898.
Pada tahun 1908, kepemilikan tanah kemudian beralih ke pemilik baru yakni Tan Goen Sori yang mendirikan yayasan “Societiet Hwa You Hweel Wan”.
“Pada yayasan ini kami terakhir membayar uang sewa,” imbuhnya.
Antara bagian tanah yang disewa dengan wilayah yayasan sendiri menurutnya terpisah. Pada tahun 1958, yayasan tersebut dikatakan terlibat G30S yang kemudian bangunannya diambil alih oleh TNI.
“Tahu-tahu kemudian diambil alih lagi oleh pemilik hotel saat ini. Kemudian muncullah HGB 34, padahal pada tahun 1980 HGB No. 34 sudah tidak berlaku lagi,” tegas Ayub saat datang ke Kantor Jatengnews.id belum lama ini.
Karena Sertifikat HGB Nomor 34 sudah tidak berlaku, disampaikan bahwa pihak hotel kemudian membeli beberapa rumah warga yang ada di seberang.
Setelah itu, pihak hotel memberikan somasi agar warga Kampung Kebonsari pergi dari tanahnya yang sudah ditempati sejak 1898.
“Padahal kami sudah menempati 100 tahun lebih. Kemudian semua rumah warga digusur, padahal ada juga warga yang memiliki sertifikat hak milik,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI Pro Ekonomi Kerakyatan, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Nasabah Pinjaman
-
80% Desa di Indonesia Telah Terjangkau BRILink Agen
-
Detik-detik Penangkapan Kiai Cabul Pati, Tak Berkutik saat Sembunyi di Wonogiri
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri
-
Duh! Oknum PNS Kejari Blora Gelapkan Mobil Rental, Digadai Rp17 Juta Buat Foya-foya?