- Polisi menyelidiki penemuan jenazah Chandra Waskito di bagasi mobil dalam bagasi Desa Trisari pada Kamis sore.
- Bos konter ponsel asal Ambarawa tersebut diduga menjadi korban penculikan dan perampokan sebelum ditemukan tewas.
- Jenazah korban menderita luka serius di kepala akibat dugaan penganiayaan menggunakan benda tumpul oleh pelaku.
SuaraJawaTengah.id - Polisi masih mendalami insiden dugaan perampokan disertai pembunuhan, Chandra Waskito (25) bos konter ponsel Royal Phone, Ambarawa, Kabupaten Semarang yang jenazahnya ditemukan di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dan foto-foto yang dilihat wartawan, jenazah Chandra ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban mengenakan celana panjang warna abu, ikat pinggang hitam, kaus lengan panjang warna cokelat, terdapat plastik hitam besar menutupi kepalanya.
Jenazah itu ditemukan di bagasi mobil Honda Jazz abu metalik (sebelumnya tertulis warna hitam), nomor polisi (nopol) dicopot. Di dalam mobil itu ada sebuah nopol AD 1398 YJ, bulan 07 tahun 29 (berlaku hingga 2029). Pelat nopol itu warna dasar putih, terlihat ada bercak berwarna merah diduga darah.
Jenazah korban ditemukan di mobil terpakir di teras sebuah rumah, pada Kamis (6/8/2026) sore jelang petang, lokasinya di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Beberapa jam sebelumnya korban ini diduga diculik dan dirampok, sebab hingga siang hari konter ponselnya yakni Royal Phone tidak buka. Dihubungi nomor ponselnya tidak direspons, saat pintu konter didobrak, keadaannya berantakan, mobil dan korban tidak ada di sana.
Salah satu saksi di Grobogan mengemukakan 2 orang sempat terlihat keluar dari mobil Jazz korban pada hari Kamis sore, kemudian pergi begitu saja.
“Perginya ke mana, naik apa, saya tidak tahu,” kata saksi di lokasi penemuan jenazah.
Karena mencurigakan, warga kemudian mendatangi mobil itu, kemudian terlihat jenazah di bagasi, kemudian membuka paksa pintu mobilnya. Warga kemudian melapor ke Polsek Gubug Grobogan.
Kepala Satuan Reskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto mengemukakan korban teridentifikasi bernama Chandra Waskito (25) warga Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Dia merupakan owner Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Baca Juga: Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
“Masih kami dalami,” kata Rizky.
Setelah polisi melakukan olah TKP, jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum pada Jumat ini diserahkan ke pihak keluarga.
Luka di Kepala
Meskipun jenazah ditemukan di Grobogan, insiden ini ditangani petugas Polres Semarang. Pihak Polres Grobogan membantu penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai informasi yang diperlukan.
Kapolsek Gubug Grobogan AKP Anang Heriyanto mengamini hal itu.
“Kasusnya ditangani Polres Semarang, karena perbuatannya ada di wilayah sana, di sini (Grobogan) hanya TKP pembuangan,” kata AKP Anang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa
-
Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain
-
Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Pejabat Mengaku Patungan THR Forkopimda dari Uang Pribadi
-
Misteri Kematian Bos Konter HP Ambarawa, Ditemukan Luka di Kepala, Pelat Nomor Berlumur Darah
-
Hanya Bayar Enam Kali Angsuran, Debitur Bank Pollux Ini Divonis 2 Tahun Penjara