SuaraJawaTengah.id - Pascadilaporkan oleh belasan korban penipuan minyak goreng murah, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) FY di Banjarnegara, terancam dipecat.
PLH Bupati Banjarnegara, Syamsuddin mengatakan, dirinya sudah mendengar tentang informasi tersebut belum lama. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh oknum FY harus disanksi tegas.
"Saya mendengar informasi ini kan sebenarnya belum terlalu lama. Perilaku yang seperti itu harus dihentikan, terlebih dari yang melakukan hal itu mesti memperoleh sanksi dari kepegawaian," ujarnya, Sabtu (5/3/2022).
Terlebih, lanjutnya, keberadaan YF saat ini sudah tidak jelas dan tidak masuk kerja sejak Januari. Dengan demikian, sanksi pemberhentian bisa dijatuhkan kepada PNS yang membawa kabur uang pembeli minyak hingga miliaran rupiah.
"Apalagi yang bersangkutan saya dengar sudah tidak jelas tinggal dimana, kalau tidak masuk dalam beberapa hari berturut-turut sampai dengan jumlah tertentu sanksi terakhir yang paling berat adalah, bahasa yang sederhananya memang diberhentikan dengan hormat tanpa permintaan sendiri," jelasnya.
Oknum PNS yang menipu sedikitnya 17 orang di Banjarnegara ini dikabarkan bertugas di Dinas Pertanian Banjarnegara. PLH Bupati menerima laporan jika kasus ini sudah diajukan ke Polres Banjarnegara untuk diproses.
"Sementara berita yang saya dengar seperti itu, ada di Dinas Pertanian, dan korban sebenarnya sudah mengajukan, persoalan ini ke Polres Banjarnegara," katanya.
Hingga kini, proses penanganan kasus tersebut masih berlangsung. YF yang kini sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), akan dibahas melalui rapat kode etik ASN Banjarnegara.
"Mungkin dari Polres sedang proses DPO yang bersangkutan itu, selama ini Dinas Pertanian kami masih menunggu info lebih lanjut. Akan dibahas pada kode etik ASN Banjarnegara, kami menjatuhkan keputusan berdasarkan ketentuan dan aturan yang ada,"paparnya.
Ia mengungkapkan, yang menyandang status PNS tidak hanya FY tapi juga sebagian korban penipuan minyak murah. Ia mengimbau kepada para PNS untuk lebih hati hati dan tidak mudah tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan.
Berita Terkait
-
1,79 Juta Orang Kena PHK di Amerika Serikat
-
Kabar Gembira! THR Pensiunan PNS 2025 Cair Lebih Awal?
-
Tunjangan Profesi Guru Bertambah! Jadi Dua Kali dalam THR dan Gaji 13 Tahun Ini
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Minyak Goreng Lain Dikemas ke MiyaKita, Takarannya Dikurangi
-
Trump Putuskan 25 Ribu PNS yang Kena PHK Kembali Bekerja, Ini Syaratnya
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!