SuaraJawaTengah.id - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan mendorong madrasah mewujudkan sekolah yang ramah anak, sekolah yang menjalankan upaya-upaya pelindungan dan pemenuhan hak anak.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Pekalongan Nadhif di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa pemerintah mendukung upaya madrasah untuk menjadi sekolah yang ramah anak sesuai dengan ajaran Islam.
Ia menjelaskan bahwa gerakan madrasah ramah anak dilakukan untuk meniadakan perundungan serta segala bentuk tindak kekerasan di lingkungan madrasah.
"Dengan adanya madrasah ramah anak, maka bisa lebih leluasa dalam memenuhi hak-hak anak," katanya melansir ANTARA, Selasa (8/3/2022).
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Pekalongan Nur Agustina mengatakan bahwa deklarasi sekolah ramah anak merupakan langkah sekolah untuk mewujudkan sekolah yang bersih, asri, ramah, indah, inklusif, sehat, aman, dan nyaman.
"Semakin banyak sekolah maupun madrasah yang mendeklarasikan diri menjadi sekolah ramah anak maka hak-hak anak akan semakin terlindungi dan terjamin, di antaranya hak untuk memperoleh pendidikan dan pemanfaatan waktu luang bermain," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting