SuaraJawaTengah.id - Klub raksasa Chelsea harus diambil alih pemerintah Inggris. Hal itu dampak dari perang Rusia dan Ukraina.
Diketahui, Chelsea merupakan klub Liga Inggris yang dimiliki pengusaha dari Rusia, Roman Abramovich. Klub tersebut akhirnya dijual karena sanksi pemerintah kerajaan Ratu Elisabeth.
Siapa pun yang tertarik membeli Chelsea Football Club bisa menghubungi pemerintah Inggris dan mengajukan proposal, kata pemerintah Inggris seperti dikutip Reuters, Jumat (11/3/2022).
Operasional Chelsea kini berada dalam tanggung jawab pemerintah Inggris setelah negara ini menjatuhkan sanksi kepada pemilik The Blues, Roman Abramovich yang berasal dari Rusia.
Sanksi dijatuhkan karena Abramovich dianggap bagian dari oligarki Presiden Rusia Vladimir Putin yang memerintahkan invasi ke Ukraina akhir bulan lalu dan sampai kini Rusia masih mengagresi Ukraina.
"Seperti tertulis dalam persyaratan lisensi hari ini, penjualan klub ini tidak akan diizinkan," kata Menteri Teknologi Inggris Chris Phil kepada Sky News.
"Namun, jika ada pembeli, maka pembeli itu atau klub sepak bola itu terbuka mendekati pemerintah dan meminta syarat-syarat diubah sedemikian rupa sehingga penjualan bisa dilakukan."
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat