Tangkapan layar seorang ustaz membongkar di Institusi Polri telah disusupi seseorang yang beraliran wahabi. (Twitter)
"Tanpa bukti saya percaya, faktanya liat aja fenomena saat ini, sudah aneh, apa-apa haram yang tidak sepaham kafir. Meskipun sama-sama Islam, budaya lokal mulai dihilangkan, cinta tanah air dikikis. Gaya busana Indonesia sudah kayak di gurun pasir, bangga dengan Dinar, terpesona dengan kencing onta," ungkap akun @CnSt**.
"Ya Allah lindungilah bangsa ini dari mereka kaum radikal yang berbaju agama," sahut akun @bunda_rose**.
"Jangan-jangan sudah di semua lini mereka bekerja. Lihat aja maraknya cara berpakaian dengan dalih agama. Sampai ke lingkungan perumahan dengan nuansa agama tertentu, bahkan dari logat bicara ala Timur Tengah. Semuanya seolah wajib dilakukan dengan dalih agama," timpal akun @Panca**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR