Tangkapan layar seorang ustaz membongkar di Institusi Polri telah disusupi seseorang yang beraliran wahabi. (Twitter)
"Tanpa bukti saya percaya, faktanya liat aja fenomena saat ini, sudah aneh, apa-apa haram yang tidak sepaham kafir. Meskipun sama-sama Islam, budaya lokal mulai dihilangkan, cinta tanah air dikikis. Gaya busana Indonesia sudah kayak di gurun pasir, bangga dengan Dinar, terpesona dengan kencing onta," ungkap akun @CnSt**.
"Ya Allah lindungilah bangsa ini dari mereka kaum radikal yang berbaju agama," sahut akun @bunda_rose**.
"Jangan-jangan sudah di semua lini mereka bekerja. Lihat aja maraknya cara berpakaian dengan dalih agama. Sampai ke lingkungan perumahan dengan nuansa agama tertentu, bahkan dari logat bicara ala Timur Tengah. Semuanya seolah wajib dilakukan dengan dalih agama," timpal akun @Panca**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026