“Sebelum ada gas subsidi masyarakat banyak memanfaatkan biogas untuk memasak, bahkan para jagal hewan yang ada di kampung ini juga memanfaatkan biogas untuk memproses kulit binatang. Namun karena sudah banyak yang menggunakan gas subsidi, pemanfaatannya kami alihkan untuk kegiatan-kegiatan besar, misalnya hajatan warga, ataupun untuk memasak saat ada acara di balai RW," jelas Ashar.
Ia mengatakan, WC umum di Kampung Bustaman juga menjadi WC umum terbaik se-Indonesia pada 2008 lalu.
“Penghargaan itu karena pengelolaan sanitasi yang kami terapkan, dulunya warga buang hajat di kali sekarang sudah tidak ada. Ya karena ada WC umum di Kampung Bustaman, WC umum ini juga dimanfaatkan sekitar 300 warga," ujarnya.
Ia menambahkan, warga yang menggunakan WC umum untuk MCK dikenakan tarif Rp 700 rupiah.
“Dana tersebut untuk perawatan, selain itu sisa dana dikembalikan ke masyarakat lagi untuk kegiatan sosial,” imbuhnya.
Selain bisa membantu masyarakat, warga Kampung Bustaman saat ada acara besar dengan adanya biogas, warga Kampung Bustaman juga tertolong dengan adanya WC umum tersebut.
Hal itu dikarenakan mayoritas warga yang ada di Kampung Bustaman tidak memiliki WC di rumahnya.
"Adanya WC umum sangat membantu kami, ya karena perkampungan di sini padat dan jarang ada yang punya WC," jelas Wildan (32) warga Kampung Bustaman.
Wildan mengaku, sudah belasan tahun warga menggunakan WC umum di kampungnya, dan hingga kini kebersihan masih terjaga.
Baca Juga: Kasus Dua Jasad di Bawah Tol, Anak Sudah Jadi Kerangka, sang Ibu Dihabisi di Hotel
"Kalau kebersihan masih terjaga sampai sekarang, bahkan di atas WC umum ini ada balai RW yang digunakan untuk masyarakat berkumpul. Jika ada kegiatan biogasnya digunakan warga misal untuk memasak," tambahnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis