Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 20 Maret 2022 | 10:52 WIB
Tangkapan layar seorang ustaz melarang umat muslim mencium tangan para kiai. (Youtube)

SuaraJawaTengah.id - Mencium tangan kiai merupakan suatu tradisi yang lazim dilakukan umat Islam. Khususnya bagi mereka yang berada di Pondok Pesantren. 

Bagi para santri, mencium tangan para kiai yaitu suatu bentuk penghormatan sebagai seorang murid. Diyakini mencium tangan kiai juga untuk mendapat berkah dari keilmuan mereka. 

Namun, dalam unggahan kanal youtube Nu Garis Lurus. Ada beberapa seorang ustaz yang justru tidak memperbolehkan umat Islam untuk melakukan hal tersebut.  

"Kalau kepala kita sudah diusap kiai seolah-olah ada jaminan kamu pasti surga, sehingga berebut mereka mencium tangan kiainya,” bukanya ustaz tersebut. 

Baca Juga: Masjid Tersambar Petir, Rekan Ustaz Zacky Mirza Kesetrum hingga Terkapar

"Dan kiainya pun seolah-olah memberi pemahaman itu kepada muridnya dengan mudahnya tangannya selalu diangkat untuk dicium oleh murid-muridnya,”  

"Bahkan kadang-kadang tangannya di bawah, agar muridnya rukuk mencium tangannya itu,” tambah ustaz tersebut. 

Ustaz yang belum diketahui identitasnya ini menerangkan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkan hal demikian. Sehingga ia menganjurkan umat Islam berhenti mencium tangan para kiai. 

"Siapa anda wahai kiai. Apa stempel surga ada di tanganmu? Apa surga Allah ada pada orang-orang yang menciummu dan mencium kakimu? Rasulullah manusia terbaik di permukaan bumi saja tak ada seorang pun yang mencium tangan beliau," paparnya. 

Senanda dengan ustaz tersebut, ustaz lainnya yang berjenggot turut mempertanyakan orang-orang yang kerap berebut mencium tangan seorang kiai  

Baca Juga: Rumah Tangga Terhalang Jeruji Besi, 9 Artis Nantikan Pasangan Bebas dari Penjara

"Untuk apa dicium? Untuk apa dicium? Gak ada contoh dari Rasulullah, nggak ada contoh juga dari para sahabat," ungkap ustaz tersebut. 

Load More