SuaraJawaTengah.id - Siklon Tropis Charlotte yang muncul di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah diprakirakan memengaruhi cuaca di wilayah Jawa Tengah bagian selatan untuk beberapa hari ke depan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geologi (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo. Ia menyebut tidak hanya diguyur hujan, gelombang tinggi pun berpotensi terjadi di perairan pantai selatan.
"Dengan adanya Siklon Tropis Charlotte tersebut, ada potensi hujan lebat, angin kencang, serta petir, terutama di Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya. Selain itu, gelombang tinggi juga berpotensi di perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Teguh dikutip dari ANTARA di Cilacap, Selasa siang (22/3/2022).
Ia mengatakan bahwa potensi hujan lebat ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari. Suhu udara di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap tercatat 34 derajat Celsius dan di Pos Meteorologi Bandara Tunggul Wulung Cilacap mencapai 35 derajat Celsius, cukup tinggi.
Teguh menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang dirilis Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang pada Selasa siang, Siklon Tropis Charlotte terpantau berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Bali hingga Jawa Barat.
Kondisi tersebut bisa meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Tengah serta anomali suhu muka laut di Samudra Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.
Selain itu, kelembapan udara yang cukup tinggi turut berkontribusi pada pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.
"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang pada 23 sampai 25 Maret," kata Teguh.
Menurut dia, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang pada 23 Maret 2022 berpeluang terjadi di Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Blora, Rembang, Semarang, Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
Pada 24 Maret 2022, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Semarang, Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Brebes, dan sekitarnya.
Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Semarang, Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Brebes, dan sekitarnya juga menghadapi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang pada 25 Maret 2022.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan, yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," kata Teguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional