SuaraJawaTengah.id - Kolestrol masih menjadi masalah masyarakat saat tak bisa menjaga asupan makanan. Apalai saat ramadhan dan hari raya Idul Fitri yang menyajikan makanan enak, kolestrol bakal sulit terkontrol.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP mengatakan, salah satu upaya untuk mencegah terkena kolesterol tinggi selama ramadhan adalah dengan tidak melupakan asupan setengah piring sayuran.
"Setengah piring seharusnya sayur-sayuran," ujar Vito dikutip dari ANTARA Kamis (7/4/2022).
Anjuran tak melupakan sayuran setengah piring ini juga berlaku bagi mereka yang terpaksa harus mengonsumsi makanan digoreng semisal ayam, tahu, tempe goreng atau bakwan usai berbuka puasa.
"Kalau sulit menghindari gorengan, kalau misalnya makan ayam, tahu goreng, cari sayur untuk menemani. Sepanjang ada sayur sebenarnya dia (gorengan) tidak menyerap kolesterol sebanyak kalau kita tidak makan tanpa sayur," kata dia.
Vito menyarankan saat berbuka puasa pilihlah kurma selain teh hangat, kemudian santap buah-buahan karena tubuh membutuhkan cairan usai sekitar 14 jam berpuasa.
"Ketika makan saat berbuka puasa, perbanyak sayur dan buah. Kurma diawal dan teh hangat. Kita bisa makan buah-buahan. Kan kita butuh cairan jadi kita bisa makan buah naga, semangka. Manis-manis asli buah dan juga ada cairannya," kata dia.
Di sisi lain, dokter Vito juga menyarankan perlunya menjaga bobot tubuh termasuk lingkar pinggang agar tak melebihi 90 cm bagi pria dan 80 cm untuk wanita. Lingkar pinggang yang melebihi ukuran tersebut bisa menjadi tanda obesitas.
Pada mereka dengan obesitas, maka organ-organ tubuhnya cenderung terbungkus lemak sehingga berisiko menyebabkan kolesterol lebih tinggi. Untuk menurunkan lingkar pinggang yang terlanjur melebihi seharusnya maka diperlukan diet sehat diimbangi olahraga 30 menit per hari untuk membantu mengurangi nafsu makan.
Baca Juga: Bolehkah Shalat Tahajud Setelah Shalat Witir? Berikut Penjelasannya
Olahraga juga bisa membantu mengurangi risiko terkena kolesterol tinggi. Olahraga tidak harus lari jika memang tidak sanggup. "Jangan paksain lari. Jalan kaki, jalan cepat cukup. Bukan jalan santai. 30 menit per hari," tutur Vito.
Selain itu, sebisa mungkin menghindari makanan yang digoreng dan memilih makanan yang dimasak dengan cara lain seperti dipepes dan panggang.
Pemeriksaan kolesterol termasuk di awal usia 20-an tahun dan menjaga agar bisa tidur berkualitas selama 6-7 jam sehari juga disarankan Vito untuk membantu mencegah terkena kolesterol tinggi sekaligus menyeimbangkan hormon.
"Menjaga kesehatan dengan membiasakan pola hidup yang sehat. Sekarang puasa tahu bagaimana jaga kesehatan, pilih buah, sayur, minum teh asli jangan dicampur-campur. Manfaatkan makanan-makanan enak tetapi tetap bergizi. Berbukalah dengan yang sehat," demikian pesan Vito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin