SuaraJawaTengah.id - Seorang pecatan TNI AD bernama Brilian Rachmat Permadi (27) ditangkap polisi lantaran mencuri sejumlah telepon genggam dan laptop dengan nilai belasan juta rupiah.
Wakapolrestabes Semarang AKBP, Iga Dwi Perbawa Nugraha mengatakan kejadian pencurian itu terjadi pada Sabtu (19/3/2022) lalu, di sebuah toko handphone yang berada di Jalan Sriwijaya Semarang.
"Sekitar jam 03.26 WIB atau dini hari, pelaku melalukan pencurian dengan menjebol naik ke tembok, lalu mencongkel jendela. Pelaku masuk dan mengambil 4 buah iphone dengan berbagai jenis tipe dan satu buah laptop," ungkap Iga di Semarang, Kamis (7/4/2022).
Iga mengungkapkan, Pecatan TNI asal Bandung tersebut ini dibekuk oleh apar Kepolisian di kamar indekosnya pada Selasa (05/04) kemarin, polisi telah melakukan serangkaian penyidikan dan menemukan barang bukti.
"Tertangkapnya pelaku ini dikarena karena adanya laporan dan langsung ditindaklanjuti oleh unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Berdasarkan keterangan dari saksi dan CCTV, pelaku berhasil diamankan," jelas dia.
Iga membeberkan, dalam kasus tersebut sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Di antaranya, 4 buah iphone, 1 laptop, obeng dan tang sebagai saran pencurian.
"Kerugiannya sekitar Rp 19 juta," kata Iga.
Sementara itu, Brilian membenarkan statusnya sebagai pecatan TNI. Ia dipecat dari kesatuannya pada tahun 2020.
"Iya pecatan TNI di Bandung. (Handphone) saya jual langsung ke user," ungkap Brilian
Baca Juga: Emak-emak Curi Motor Teman Kerjanya, Dorong dari Pasuruan hingga Sidoarjo
Ia juga mengakui telah mencuri di dua lokasi yang berbeda di Kota Semarang.
"Datang ke Semarang cari kerja, tapi belum dapat karena faktor ekonomi juga. Spontan saja pas lewat (mencuri)," ucap pelaku.
Atas kejahatannya, Brilian dijerat dengan Pasal 363 ayat 3 ke 5 KUHP. Brilian kini terancam pidana penjara 7 tahun.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang