SuaraJawaTengah.id - Historis masuknya Islam di pesisir Semarang berkaitan erat dengan berdirinya Masjid Taqwa Sekayu pada 1413 silam.
Cerita sejarah pembangunan Masjid tertua se Jawa Tengah tersebut, dapat dilihat di salah satu tembok perkampungan dalam bentuk relief yang ada di sisi barat menuju majid Sekayu.
Relief tersebut dibangun pada pertengahan 2021 lalu, dengan biaya Rp 119 juta dari APBD Kota Semarang.
Adanya relief berukuran 30 meter dengan lebar 3 meter tersebut, juga menjadi penanda kebangkitan historis Kampung Sekayu yang dahulu menjadi salah satu tempat penyebaran agama Islam.
Baca Juga: Mengenal Masjid Raya Ganting, Masjid Tertua di Kota Padang yang Kini Berusia 217 Tahun
Risman (72) satu di antara sesepuh Kampung Sekayu, adanya relief tersebut, membuat wisatawan atau masyarakat yang hendak beribadah di Masjid Taqwa Sekayu, bisa mengetahui kalau Masjid tersebut adalah situs bersejarah.
"Relief tersebut bercerita mengenai peradaban Islam di tanah Jawa, bahkan ada hubungannya dengan Masjid Agung Demak," ungkap Risman beberapa waktu lalu.
Terpisah Ari Purbono, satu di antara penggerak Kampung Sekayu menjelaskan, relief tersebut memperkuat Masjid Taqwa Sekayu sebagai Masjid tertua di Jawa Tengah.
“Relief tersebut sengaja dipasang agar masyarakat tahu kalau Masjid Taqwa Sekayu merupakan situs bersejarah, dalam relief juga menceritakan awal mula pembuatan Masjid Taqwa Sekayu,” ucap Ari.
Ari menambahkan, relief Masjid Taqwa Sekayu terbuat dari batuan andesit dan dibuat langsung oleh seniman dari Megelang.
"Relief dibuat oleh seniman di Muntilan Magelang, dan dikirim ke sini per bagian," imbuhnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
-
Masjid Tertua di Kulonprogo Ini Didirikan Puro Pakualaman, Apa Istimewanya?
-
Meriahnya Kirab Budaya Dugderan Sambut Ramadan di Semarang
-
Korupsi Meja Kursi SD, Wali Kota Semarang dan Suami Diciduk KPK
-
Dibui Bareng Suami Gegara Korupsi, Mbak Ita Raih Upeti Rp2,4 M dari Iuran Sukarela Pegawai Bapenda Semarang
-
Ditahan KPK, Ini Potret Mbak Ita dan Suami Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara