SuaraJawaTengah.id - PT KAI Daop 4 Semarang berencana menjalankan 16 kereta api tambahan yang akan dioperasikan untuk mendukung angkutan Lebaran tahun ini.
"Total akan ada tambahan 208.952 ribu tempat duduk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro dalam siaran pers di Semarang, Selasa (13/4/2022).
Menurut dia, 16 KA tambahan tersebut akan melayani berbagai rute dengan tujuan Jakarta dan Surabaya.
Rangkaian KA tambahan tersebut antara lain KA Argo Sindoro Tambahan, KA Argo Muria Tambahan, KA Sembrani Tambahan, KA Tawang Jaya Premium, KA Ambarawa Ekspress 2, KA Menoreh, KA Tegal Bahari, serta KA Kamandaka.
Kereta tambahan itu, lanjut dia, akan dioperasikan mulai 22 April hingga 13 Mei 2022.
Selama masa angkutan Lebaran, lanjut dia, total terdapat 94 kereta api yang dioperasikan setiap harinya.
Ia mengungkapkan sudah 270.842 tiket KA Lebaran yang terjual.
Ia menyebut tanggal 28, 29 dan 30 April, serta 6, 7 dan 8 Mei merupakan hari favorit keberangkatan di masa angkutan Lebaran.
Meski minat calon penumpang untuk melaksanakan perjalanan pada tanggal dan rute favorit cukup tinggi, ia memastikan tiket untuk angkutan Lebaran secara umum masih tersedia.
Baca Juga: Syarat Anak Usia 6 -18 Tahun Mudik Lebaran 2022 Naik Kereta Api
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Nahdliyin Kebumen di Muktamar NU: Jangan Jadi Pemimpin yang Berjarak dengan Umat
-
Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar
-
Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?
-
Terjebak di Tengah Api, ART dan Dua Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Semarang
-
Aksi Kejar Pelaku Curanmor Berakhir di Karanganyar, Berikut Kronologi Lengkapnya