Budi Arista Romadhoni
Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54 WIB
Petugas melakukan pendinginan lokasi kebakaran yang melanda rumah huni di Jalan Cendana Timur nomor 8 RT9/RW7, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026) siang. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kebakaran rumah melanda Jalan Cendana Timur, Semarang, pada Kamis siang tanggal 27 Agustus 2026.
  • Tiga penghuni yang terjebak, yakni seorang ART dan dua balita, berhasil dievakuasi dengan luka bakar.
  • Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan lima mobil untuk memadamkan api yang diduga berasal dari ledakan gas LPG.

SuaraJawaTengah.id - Kepulan asap tiba-tiba membumbung dari sebuah rumah di Jalan Cendana Timur Nomor 8 RT 9/RW 7, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026) siang.

Suasana sekitar rumah sontak panik. Asap tebal disusul suara ledakan membuat warga menyadari telah terjadi kebakaran.

Namun, di balik kepulan asap dan kobaran api itu, tiga perempuan masih berada di dalam rumah. Mereka adalah Nurjannah (50), seorang Asisten Rumah Tangga (ART), serta dua balita, Arkarna (4) dan Nail yang baru berusia enam bulan.

Ketiganya terjebak ketika api melalap rumah tersebut.

Nurjannah dan dua balita itu akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi mengalami luka bakar. Ketiganya kemudian dilarikan ke RS Hermina Banyumanik untuk mendapatkan penanganan medis.

Nurjannah mengalami luka bakar kategori sedang. Sementara dua balita tersebut mengalami luka bakar yang lebih berat.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Tetangga bernama Eli menjadi salah satu orang yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut.

Saat itu, Eli melihat asap mengepul dari rumah. Tak lama kemudian terdengar suara ledakan.

Situasi yang semula menjadi kepanikan warga kemudian berlanjut dengan upaya penyelamatan. Laporan kebakaran segera diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Dua Anak Luka Bakar, Ini Detik-detik Mencekam Kebakaran Rumah di Pajang Solo

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang langsung mengerahkan lima mobil pemadam dengan 28 personel menuju lokasi.

“Kira-kira 10 menit setelah menerima laporan, petugas kami tiba di lokasi kebakaran,” kata Kepala Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, kepada wartawan.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan proses penyelamatan dan evakuasi.

Tak sampai satu jam, kobaran api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Bangunan rumah yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 90 meter persegi.

Namun, proses pemadaman tidak sepenuhnya mudah. Petugas harus menghadapi kondisi akses jalan menuju rumah yang cukup sempit sehingga menyulitkan armada pemadam kebakaran berukuran besar untuk mendekati titik kebakaran.

Load More