SuaraJawaTengah.id - Ada kabar gembira untuk para perantau asal Jawa Tengah yang bekerja di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Tahun ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali menyelenggarakan mudik lebaran gratis untuk sedulur-sedulur Jateng yang bekerja di sana.
Kabar itu disampaikan Ganjar melalui media sosial instagramnya. Dalam postingannya, Ganjar mengatakan mudik lebaran gratis akan digelar pada Kamis 28 April 2022.
"Halo warga Jateng yang berada di Jabodetabek, ada kabar bahagia nih. Akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir kembali. Mudik lebaran gratis bantuan Gubernur Jawa Tengah, Bupati/Wali Kota se Jateng dan Bank Jateng tahun 2022," tulis Ganjar dalam postingannya.
Mudik gratis ini lanjut Ganjar akan dihelat serentak pada 28 April 2022. Lokasi keberangkatan adalah Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta Timur.
"Adapun syarat mengikuti mudik adalah ber KTP Jawa Tengah, sudah vaksin booster. Sementara kriteria pekerjaan yang boleh ikut serta adalah Asisten Rumah Tangga (ART), pengemudi online, buruh bangunan, pedagang kecil/asongan," jelasnya.
Pendaftaran dibuka secara online mulai tanggal 13 April 2022. Peserta bisa mendaftar dengan cara mengakses dan mengisi link https://bit.ly/mudikgratisbantuangubjateng2022.
"Ayo segera daftar, karena kuota terbatas. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor 021-7395238," terangnya.
Program mudik gratis dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ini disambut antusias oleh warga Jateng di Jabodetabek. Warga Jateng yang ada di Jabodetabek sudah lama menantikan adanya program ini.
"Antusias warga Jateng di sini sangat luar biasa. Bagaimana tidak, sudah dua tahun warga tidak pulang kampun. Terimakasih kami sampaikan pada Pak Ganjar, karena sangat peduli pada masyarakat Jawa dimanapun berada," kata Ketua Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto.
Baca Juga: Jawa Barat Kembali Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak
Leles menambahkan, meski mudik gratis yang digelar tahun ini tak seperti sebelum pandemi, namun hal itu sudah sangat membantu. Ia berharap ke depan program mudik gratis ini bisa digelar kembali dengan meriah.
"Harapannya pada sedulur-sedulurku, ayo ramaikan program mudik gratis ini. Jangan lupa syarat dan ketentuannya seperti vaksin booster, antigen dan lain-lain harus dipenuhi. Karena ini masih pandemi, kita semua harus menjaga diri dan tetap patuh protokol kesehatan. Jangan sampai lengah, karena sekarang Corona masih berkeliaran," tutupnya.
Sebelum pandemi, mudik gratis jadi program tahunan Ganjar Pranowo untuk warganya diperantauan yang hendak pulang kampung di masa lebaran. Pada tahun 2019 misalnya, Ganjar yang menggandeng pemkab/pemkot melepas sekitar 20 ribu pemudik dari Jabodetabek. Ada tiga modal transportasi yang digunakan, bus, kapal dan kereta api.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
9 Fakta Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Pemuda saat Patroli Sahur, Dua Pelaku Ditangkap
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora