SuaraJawaTengah.id - Kesalahan mengisi bahan bakar bisa terjadi, meski sudah dilengkapi tanda yang jelas. Ada berbagai faktor, seperti terburu-buru atau tidak memperhatikan secara seksama.
Dikutip dari Auto2000 mobil dengan mesin bensin yang terisi BBM jenis diesel seperti solar, akan sulit dihidupkan mengingat solar membutuhkan kompresi tinggi untuk memicu ledakan di ruang bakar.
Selain itu, tekanan pompa bensin yang lebih rendah ketimbang milik mesin diesel dan suhu percikan api busi yang tidak sesuai titik nyala solar belum cukup untuk memicu ledakan.
Oleh karena itu, mesin bensin yang terisi solar akan sulit dihidupkan. Kalaupun bisa, umumnya karena masih tersisa bensin di tangki BBM.
Namun begitu solar masuk, nyala mesin akan tersendat-sendat.
Terdapat pula kasus di mana mobil langsung mati dan tidak dapat dinyalakan kembali. Selagi mesin belum malfungsi, segera menepi dan matikan mesin.
Jangan dipaksakan untuk terus berjalan karena berisiko membuat komponen mesin rusak, bahkan jebol apabila melaju di kecepatan tinggi.
Begitu pula ketika mobil bermesin diesel terisi BBM jenis bensin. Mesin diesel membutuhkan BBM yang dapat terbakar sendiri karena hanya mengandalkan kompresi mesin yang tinggi.
Sementara bahan bakar untuk mesin bensin membutuhkan busi untuk membakarnya. Akibatnya, mesin diesel akan sulit dinyalakan karena perbedaan karakter bahan bakar dan kebutuhan mesin.
Oleh karena itu, saat menemukan gejala ini setelah isi BBM padahal sebelumnya mesin baik-baik saja, segera pastikan tidak ada kesalahan pengisian.
Baca Juga: Mulai Memanas, Mahasiswa di Medan Desak Gubernur dan DPRD Sumut Keluar Temui Massa: Uraa!
Apabila dipaksakan, dapur pacu diesel masih dapat dinyalakan lantaran kompresi mesin dan suhu yang tinggi di dalam ruang bakar sanggup membakar bensin.
Masalah timbul saat pembakaran tidak dapat diatur sesuai kebutuhan mesin sehingga mengakibatkan kehilangan tenaga, knocking alias ngelitik, serta membuat komponen mesin rusak bahkan jebol dan berujung harus turun mesin.
Ditambah, mesin diesel membutuhkan BBM yang juga berfungsi sebagai pelumas komponen seperti pompa bahan bakar, dan senyawa kimia itu hanya ada di solar.
Mengingat bensin tidak memiliki unsur pelumas, alhasil dapat membuat suku cadang yang membutuhkan lubrikasi dapat rusak ketika bekerja dalam suhu dan tekanan yang tinggi.
Apabila terjadi salah isi BBM dan mobil belum dinyalakan, segera pindahkan mobil dari lokasi pengisian dengan cara didorong. Jangan pernah menyalakan mesin mobil karena berisiko tinggi, seperti merusak komponen mesin yang dapat berakhir dengan turun mesin.
Segera cari bantuan seperti mendatangkan mobil towing untuk membawa mobil ke bengkel terdekat. Jika ingin membawa mobil ke bengkel Auto2000, Anda bisa menghubungi layanan call center Emergency Road Assistance (ERA) yang dikelola oleh AstraWorld di nomor 1500-898.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Jumlah Korban Keracunan MBG di Pati Terus Bertambah, Kini Capai 401 Orang, Posyandu Kena Dampak
-
KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara