SuaraJawaTengah.id - Crazy Rich asal Jawa Barat Joko Suranto mendadak menjadi perbincangan usai membangun jalan di kampungnya yang berada di Grobogan. Joko membangun jalan dengan uang pribadinya sebesar Rp2,8 miliar.
Pemerintah Kabupaten Grobogan angkat bicara tekait viralnya sikap dermawan Joko Suranto yang membeton jalan Desa Jatis sepanjang 1,8 kilometer.
Sekretaris Daerah Grobogan, Soemarsono mengapresiasi dan berterimakasih atas kedermawan seorang warganya.
"Kita mengapresiasi atas kedermawanan beliau ditengah-tengah kebutuhan dana pembangunan yang sangat besar karena jalan kita panjang, ada yang berkenan membantu. Semoga menjadi amal jariah beliau," ungkap Soemarsono kepada SuaraJawaTengah.id, Senin (18/4/2022).
Soemarsono mengungkapkan, jalan yang diperbaiki oleh Joko Suranto pada 2018 lalu merupakan jalan Desa dan saat ini telah berstatus jalan kabupaten.
Ia mengklaim, perbaikan jalan di Des Jetis telah masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur pada 2023 mendatang.
"Memang belum tersentuh pembangunan secara total, hanya pemeliharaan kecil kecil saja, agar tetap dapat dilewati,"jelasnya.
Soemarsono mengatakan, jalan berstatus jalan kabupaten di sepanjang Kabupaten Grobogan yakni lebih dari 880 kilometer.
Selain itu, pihaknya juga telah mengajukan MoU dengan Bank Jateng untuk perbaikan jalan di wilayahnya.
Baca Juga: Profil Joko Suranto, Sosok Crazy Rich Grobogan yang Rogoh Rp 2,8 M untuk Bangun Jalan Desa
"Ada juga kami mengajukan pinjaman ke bank Jateng untuk perbaikan jalan," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga mengapresiasi kedermawan dari Joko Suranto.
"Ya sangat berterimakasih ya, karena membantu kerja pemerintah," katanya.
Ia membenarkan, Pemerintah Kabupaten Grobogan mengajukan pinjaman dana ke Bank Jateng untuk perbaikan jalan.
"Ya dan itu sedang menunggu persetujuan dari Kemendagri," tambahnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun