Berdasarkan laporan BPBD Magelang, selama Januari hingga Desember 2020 terjadi 428 kejadian bencana di seluruh wilayah. Sebanyak 79 persen kejadian merupakan bencana hidrometeorologi.
Mayoritas bencana tanah longsor (54 persen), diikuti angin kencang (24 persen), dan banjir (1 persen).
“Saat ini curah hujan cukup tinggi. Kami khawatir nanti terjadi tanah longsor di sekitaran jalan tembus Blabak-Boyolali atau Magelang-Boyolali,” kata Marpomo, Kepala Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.
Tahun lalu, sedikitnya 2 kali jalur Magelang-Selo terputus akibat longsor. Material tanah menutupi badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
Biasanya durasi jalan terputus longsor tidak lama. Setelah tanah dibersihkan dan dirasa aman, jalan dapat kembali dilewati.
“Mengantisipasi hal ini, Bina Marga atau BPBD bersinergi saat ada longsor. Kami informasikan kepada BPBD untuk mengondisikan jalan. Tapi kalau hanya (longsor) kecil-kecil, masyarakat setempat bisa kerjasama,” kata Marpomo.
Minim Rambu
Pemudik rata-rata tidak begitu hafal kondisi dan hambatan jalan yang mungkin ditemui. Menurut Marpomo, jumlah rambu peringatan rawan longsor di kawasan ini masih minim.
“Belum memadai (rambu). Saya berharap karena ini jalan alternatif yang memang bisa kompas sekali (jalan pintas) menuju Solo. Kami berharap dalam waktu dekat dipasang rambu-rambu saja dulu.”
Baca Juga: Puncak Keberangkatan Pemudik Di Stasiun Pasar Senen Diprediksi Mulai Rabu Besok
Berdasarkan pantauan kami, di jalur Blabak-Wonolelo hanya ada spanduk dan banner rambu peringatan longsor. Penerangan jalan juga masih minim, terutama di jalur yang melintasi hutan.
“Kemarin untuk lampu-lampu sebagian sudah dibenahi. Untuk wilayah Desa Wonolelo yang dipasangi lampu (jalan) baru 2 titik. Jadi yang dusun-dusun belum dipasang,” ujar Marpomo.
Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, jalur alternatif mudik yang rawan longsor berada di wilayah Kecamatan Pakis, Tegalrejo dan Sawangan.
Polres telah menyiapkan jalur alternatif jika jalan Magelang-Boyolali tertutup longsor. “Kami siapkan jalur alternatif jika terjadi longsor. Kami buka jalur yang mengarah bisa ke Candimulyo, sehingga menghubungkan ke jalur yang lainnya.”
Terkait rambu dan penunjuk arah, Polres Magelang bersama Dinas Perhubungan akan melakukan pemeriksaan dan menambah rambu terutama di jalur alterntif.
“Sehingga masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau arus balik, tidak bingung apabila terjadi bencana longsor. Sehingga mengetahui jalan kemana mereka harus melintasi,” kata AKBP Sajarod Zakun.
Berita Terkait
-
Antre Berjam-jam Pemudik Sepeda Motor di Pelabuhan Merak Emosi, Geber Knalpot Hingga Bunyikan Klakson saat Naik Kapal
-
Semua Diangkut, Pemudik Ini Bawa Motor ke Atas Mobil SUV, Netizen Makin Solfok: Itu Mudik Atau Mau Pindahan?
-
Cerita Pemudik Setelah Dua Tahun Tak Bisa Pulang Kampung: Alhamdulillah, Tahun Ini Bisa Mudik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Semarang Panas Ngentang-entang! El Nino Godzilla Bikin Suhu Tembus 38 Derajat, Ini Titik Terpanasnya
-
Anti Boncos! 5 Mobil Bekas 40 Jutaan Paling 'Badak', Irit dan Minim Jajan ke Bengkel
-
Cuaca Jateng Hari Ini: Siaga Hujan Lebat!
-
Tragis! Kronologi Bocah 7 Tahun di Pemalang Tewas Tenggelam di Dasar Kolam Saat Les Perdana
-
UMKM Soya Hargro Tumbuh Omzet 7 Kali Lipat, Berkat Pembinaan Rumah BUMN Rembang Semen Gresik