SuaraJawaTengah.id - Pemberlakuan sistem satu arah mulai dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang ke arah pintu keluar Bawen, Kabupaten Semarang, yang dimulai sejak Sabtu siang ditutup bertahap.
Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan, penutupan pertama dilakukan untuk ruas Banymanik di Km 420 menuju Km442 di Bawen.
"'One way' di ruas Banyumanik hingga Bawen ditutup pada pukul 16.10 WIB," kata dia melansir ANTARA, Sabtu (30/4/2022).
Selanjutnya, penutupan pada ruas Kalikangkung hingga Banyumanik pada pukul 20.35 WIB.
Ia menuturkan untuk sistem satu arah di gerbang Kalikangkung untuk kendaraan dari arah barat masih diberlakukan.
"Untuk 'one way' yang masih berlangsung mulai Km 70 di Cikampek sampai ke Km 414 di Kalikangkung," ujar dia.
Ia mengimbau pemudik yang menggunakan jalan tol untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.
Sebelumnya, Kepolisian memberlakukan sistem satu arah kendaraan yang melintas dari arah Jakarta mulai dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga Km 442 di pintu keluar tol Bawen, Kabupaten Semarang.
Pemberlakuan satu arah dimulai pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB mulai dari Kalikangkung
Baca Juga: H-2 Lebaran, 8.072 Kendaraan Lintasi Jalan Ahmad Yani Bekasi Malam Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis