SuaraJawaTengah.id - Sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Muntilan, Dusun Ponalan, Desa Tamanagung, Magelang. Sampah tidak terangkut sejak pertengahan bulan Ramadhan kemarin.
Berbagai jenis sampah dari mulai limbah sayuran, plastik, pakaian bekas, hingga koper rusak menumpuk di TPS ini. Tumpukan sampah mengundang lalat dan menyebabkan bau tidak sedap.
Oktaviana (21 tahun) warga yang tinggal dekat tempat pembuangan sampah mengatakan, sampah menumpuk sejak 2 minggu lalu. Sampah dibuang oleh orang-orang yang biasanya datang pada malam hari.
“Nggak tahu siapa. Soalnya orangnya naik motor itu. Nggak naik mobil. Pakai motornya banter (ngebut) jadi saya nggak sampai melihat siapa,” kata Oktaviana, Jumat (6/5/2022).
Baca Juga: Pantai Pangandaran Penuh Sampah Plastik usai Dipadati Turis, Susi Pudjiastuti Kecewa: Tenggelamkan!
Menurut Oktaviana, TPS Muntilan sebenarnya ditutup sejak 1 Januari 2022. Tempat pembungan sampah ini ditutup karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasuruhan tidak lagi muat menampung sampah.
Sejak saat itu, Dinas Pekerjaan Umum menempatkan petugas jaga agar warga tidak membuang sampah di lokasi ini. Namun semenjak 2 minggu lalu, tidak lagi ada petugas yang berjaga di TPS Muntilan.
“Dari nggak dijaga itu ada yang buang ini (sampah). Jadinya buangnya malam, kita nggak tahu orangnya. Jadi nggak pernah ada yang jaga lagi setelah tengah puasa. Nggak tahu alasanya kenapa,” ujar Oktaviana.
Kepala Bidang Pengendalian Dampak dan Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Joni Budi Hermanto membenarkan TPS ditutup sejak 1 Januari 2022.
Menurut dia, TPS Muntilan menjadi tempat pembuangan sampah liar yang tidak mungkin dijaga 24 jam. “Sudah lama kita tutup karena mnjadi tempat pembuangan sampah liar. TPS itu tidak memungkinkan untuk kita jaga 24 jam,” kata Joni.
Pada malam hari banyak kendaraan pengangkut sampah dari wilayah Yogyakarta membuang limbah ke tempat ini. Lokasi TPS berada di tepi jalan desa yang memungkinkan orang membuang sampah sambil lalu.
Berita Terkait
-
Ubah Limbah Jadi Berkah, Inovasi Pengelolaan Sampah Ini Sukses Go International
-
Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Tanah Abang, Terbungkus Handuk Pink!
-
Kumpulkan Gadget Bekas untuk Jaga Bumi, Solusi Mudah Daur Ulang E-Waste
-
Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik: Sucofindo-Containder Teken MoU untuk Solusi Berkelanjutan
-
Maluku Utara Siap Ekspor Sampah Plastik, Jadi Penghasilan untuk Masyarakat
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025