“Semar kan tokoh yang bijaksana. Ngayomi, penuh kasih sayang. Nggak ada kekerasan. Jadi anak yatim piatu itu ya harus dirangkul dengan kasih sayang dan perhatian," paparnya.
Dari banyak motif orang melakukan mural atau street art, Tommy memilih jalur damai. Dia memilih tidak menggunakan mural sebagai media protes atau penyampai unek-unek
“Kami tidak memakai jalur sing maido, dalam arti protes. Indonesia wis okeh wong maidonan. Kami mengambil jalur yang berbagi energi positif. Mengedukasi. Misalnya tata ruang publik ya dinikmati publik. Bukan yang provokatif dan bukan yang hasutan,” kata Tommy.
Tommy memperkirakan muralnya di-vandal oleh lebih dari lima orang. Mereka menggunakan rol dan cat tembok dalam melancarkan aksinya.
Tommy meminta aksi vandalisme terhadap karya seni jalanan tidak lagi terulang. Dia berharap semua orang yang terlibat seni visual di jalan bisa saling berbagi tempat.
“Membuka diskusi kan kita bisa saling berbagi. Kalau bisa jangan vandal. Kita seneng gambar tapi yang ada maknanya agar pesan kita sampai,” ujar Tommy.
Aksi perusakan mural karya Tommy dan Subki mengundang reaksi warganet. Informasi aksi vandalisme ini sempat ramai dibahas media sosial se-Magelang Raya.
Banyak orang marah karena tindakan vandalisme terhadap mural karya Subki dan Tommy membuat rusak hasil seni yang tadinya indah.
Yanuar, salah satu warga yang mengecam perusakan mural ini. Dia bahkan menyempatkan diri datang dari rumahnya di Grabag, Kabupaten Magelang untuk melihat mural yang di-vandal.
Baca Juga: Polisi Ciduk Satu Pelaku Vandalisme di Jalan Siliwangi Bandung
“Bener-bener mural cantik, keren,dan edukatif terus kok (dirusak) kayak gini. Aksi vandalisme buat saya (perbuatan) cacat mental,” kata Yanuar.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026