Untuk bisa menonton acara yang diklaim Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sebagai satu-satunya festival jazz di Indonesia yang digelar di tepi laut itu, calon penonton harus membeli tiket masuk dengan harga mulai dari Rp200 ribu-Rp1 juta. Selain dijual ke masyarakat umum, tiket acara juga diwajibkan untuk dibeli oleh para PNS di lingkungan pemkot.
Namun beberapa jam menjelang acara, mendadak pihak EO melalui pesan yang beredar di grup-grup WhatsApp menginformasikan jika acara di PAI batal digelar dan diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Sesuai dengan arahan Bapak Walikota, hanya beberapa artis saja yang akan tampil di malam pertama dan dialihkan ke acara halal bihalal Pemerintah Kota Tegal. Yg diselenggarakan di Balai Kota Tegal pada 5 Mei 2022 pukul 19.00 WIB.” Begitu isi pesan yang beredar.
Selain pesan yang beredar tersebut, kepastian jika acara batal digelar juga terlihat dari dibongkarnya panggung yang sudah didirikan di kawasan PAI sehari sebelum hari H.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis