SuaraJawaTengah.id - Musisi Dewa 19 Ahmad Dhani turut angkat bicara mengenai peristiwa Ustaz Abdul Somad yang dideportasi oleh Negara Singapura.
Menurut ayah Al, El, Dul ini mengatakan kalau Negara Singapura telah bersikap keterlaluan dalam memperlakukan ulama sekelas ustaz Abdul Somad.
"Dari kemarin ramai berita ustaz Abdul Somad dideportasi, dipulangkan atau apalah. Menurut saya peristiwa ini sangat absurd," kata Ahmad Dhani dilansir dari kanal youtube VIDEO LEGEND pada Sabtu (21/5/2022).
Tak terima sang juru dakwah dipermalukan Singapura seperti itu. Ahmad Dhani pun mengajak masyarakat untuk memboikot negara yang dijuluki Kota Singa tersebut.
"Semua pendukung atau santri ustaz Abdul Somad, saya rasa kita wajib untuk tidak datang ke Singapura. Karena pemerintah Singapura jelas telah mempermalukan ustaz Abdul Somad," tegasnya.
"Dan pemerintahan Singapura telah memberikan bahan kepada buzzer, kita tidak pergi ke Singapura," sambungnya.
Selain itu, Ahmad Dhani juga turut mengecam para buzzer yang mengolok-olok ustaz Abdul Somad pasca pendakwah kondang itu dideportasi Singapura.
"Jadi mereka (buzzer) senang mengolok, ulama yang lurus, ulama yang tidak mendomplek pada penguasa. Mereka akan panas jika ada ulama atau habib yang tidak sejalan atau tidak mendukung program pemerintah," tandasnya.
Sontak saja pernyataan Ahmad Dhani itu langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka mendukung ajakan pria yang identik dengan kepala plontos tersebut.
"Setuju banget dengan apa yang dikatakan mas Dhani," ujar akun BABATAS**.
"Aku setuju mas Dhani, karena jujur kalau ulama panutan kita dilecehkan gini, akal sehat kita tersinggung. Save UAS," tulis akun Mus Mok**.
"UAS tetap dihati kami sebagai ulama yang baik dan terbaik," beber akun Cassa**.
"Semoga Ahmad Dhani dan sekeluarga selalu diberikan kesehatan agar terus bersuara membela Islam," sahut akun cinta dan**.
"Semoga ulama-ulama di Indonesia selalu dalam lindungan Allah SWT. Hanya doa yang bisa saya panjatkan. Terima kasih mas Dhani telah menyuarakan soal UAS," tandas akun DRIYA MAGDA**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain
-
Lapas Semarang Bobol? Napi Robig Zaenudin Kendalikan Narkoba, 40 Orang Dikirim ke Nusakambangan
-
BRI Catat 39,7% Kenaikan, Buka Money Changer di Perbatasan Motaain Nusa Tenggara Timur