SuaraJawaTengah.id - Lonjakan harga telur semakin terjadi di Banjarnegara hingga mencapai Rp1.000 per butir.
Bahkan, di pasar Banjarnegara, harga telur Pecah atau afkir pun ikut meroket.
Kenaikan harga telur terus terjadi di sejumlah daerah, tak terkecuali di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Bahkan kenaikan tak hanya terjadi pada telur berkualitas namun harga telur afkiranpun atau telur pecah naik hingga Rp1.000 per butir.
Salah satu penjual telur di Pasar Induk Banjarnegara, Media mengatakan, akibat kenaikan harga telur, omset pedagang turun hingga 60 persen di banding saat harga normal.
"Karena mahal jadi jarang yang beli, pada mengurangi. Omset turun 60 persen," ungkapnya, Selasa (31/5/2022).
Ia menyebut, kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Kenaikan di perkiraan karena harga pakan ayam yang tinggi.
"Sudah naik setengah bulan tapi yang paling terasa di minggu ini. Katanya karena harga pakan ayam naik," katanya.
Kini harga telur eceran sudah tembus di kisaran Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.
Baca Juga: Harga Telur Ayam di Batam Meroket Capai Rp54 Ribu per Papan Pasca Lebaran
Sedangkan telur afkiran atau telur pecah yang biasanya dijual Rp2.000 untuk 3 butir, saat ini di harga Rp1.000 per butir.
"Yang pecah dan penyok sekarang sebutir Rp1.000, iya naik," katanya.
Meski harga naik, namun telur afkiran ini tetap diburu konsuman karena harganya lebih murah dibanding dengan harga telur berkualitas.
"Kalau dibanding dengan yang utuh jelas ini (afkiran) lebih murah, jadi yang beli biasa buat kue tetap memilih ini," ujarnya.
Pedagang memprediksi harga telur ayam akan terus naik, jika harga pakan ayam terus melambung.
Berbeda dengan telur ayam, telur puyuh justru mengalami penurunan. Jika sebelumnya Rp40 ribu per kilogram, saat ini turun menjadi Rp35 ribuper kilogram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran