- Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk terjadi di Tol Semarang-Solo KM 431 pada Sabtu, 7 Maret 2026.
- Insiden maut tersebut mengakibatkan satu penumpang tewas di lokasi dan tiga orang lainnya menderita luka-luka.
- Penyebab awal kecelakaan diduga kuat berasal dari kegagalan fungsi rem pada salah satu truk tronton.
SuaraJawaTengah.id - Ruas Tol Semarang-Solo di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menjadi saksi bisu kecelakaan maut pada Sabtu (7/3/2026).
Satu orang dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian dan tiga lainnya mengalami luka-luka setelah tiga truk terlibat dalam tabrakan beruntun yang mengerikan di KM 431.
Petaka diduga kuat berawal dari kegagalan fungsi pengereman atau rem blong yang dialami satu kendaraan besar.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membeberkan kronologi insiden nahas tersebut. Menurutnya, semua bermula saat truk tronton bernomor polisi H 9701 OH melaju kencang dari arah Solo menuju Semarang.
"Truk tersebut menabrak sebuah truk bernomor polisi R 9553 DT yang melaju searah di depannya," jelas AKP Lingga.
Benturan pertama ternyata menjadi awal dari petaka yang lebih besar. Kedua truk yang baru saja bertabrakan itu terus meluncur tak terkendali dan langsung menghantam sebuah truk tangki bernomor polisi AD 8399 HB. Sialnya, truk tangki tersebut sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami masalah mesin.
"Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari," tegasnya.
Korban jiwa dalam peristiwa ini adalah seorang penumpang yang berada di dalam truk tronton H 9701 OH, kendaraan yang diduga menjadi pemicu utama kecelakaan beruntun ini.
Sementara itu, tiga korban luka lainnya segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga: Mengerikan! Kecelakaan Maut Tewaskan 11 Orang di Purworejo: Polisi Masih Selidiki Dugaan Rem Blong
Pasca-kejadian, petugas gabungan dari kepolisian, pengelola tol, dan BPBD langsung bekerja cepat membersihkan lokasi dari bangkai kendaraan yang ringsek dan serpihan material yang berserakan di jalan.
Pihak kepolisian, lanjut Lingga, masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, dengan fokus utama pada dugaan sistem pengereman yang bermasalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin