SuaraJawaTengah.id - Mantan Sekertaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu menyebut kenaikan tiket masuk Candi Borobudur sebagai kebijakan yang aneh.
Pasalnya sosok, yang mengetok palu kenaikan harga tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.
Ia berpendapat, seharusnya yang berhak menentukan tarif Candi Borobudur adalah direksi BUMN melalui analisis kelayakan dan pelayanan.
“Keputusan agak aneh. Borobudur itu dikelola oleh BUMN sehingga tarifnya ditentukan oleh direksi BUMN melalui analisis kelayakan dan pelayanan,” cuitnya katanya melalui twitter pribadinya @msaid_didu, Minggu (5/6/2022).
“Ini kok keputusan tarif ditetapkan oleh Menko,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Pengelolaan Wisata Candi Borobudur diserahkan kepada PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) yang merupakan anak perusahaan dari BUMN.
Kemudian ia berpesan agar setidaknya pemangku kebijakan jangan merusak negeri sendiri kalaupun tak dapat memperbaiki.
“Jika tidak mampu memperbaiki negeri ini, minimal jangalah dirusak,” tuturnya.
Unggahan Didu rupanya mendapat beragam tanggapan dari warganet.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Harga Tiket Masuk ke Candi Borobudur Menjadi Rp 750 Ribu
“Khusus pelajar tiket Rp5.000, dibaca dulu dong beritanya,” tegur akun @ali***.
“Borobudur cuma ada satu di seluruh dunia. Pantas jika dihargai mahal. Orang yang tidak bisa menghargai masuk untuk hanya mengejek, merusak warisan leluhur. Apalagi untuk pelajar hanya Rp5.000. Kepana disebut merusak,” tambah akun @sem****.
“Padahal pemerintah gak ikut buat itu candi! Cuma memelihara dan renov aja. Gitu kok pasang tarif mahal? Ngotak enggak sih,” umpat akun @dec***.
“Bayar Rp50ribu aja udah mahal malah sekarang suruh bayar segitu! Stress Indonesia!,” keluhnya.
“Baru tahu kalau dikelola BUMN kenapa tidak pemerintah daerah setempat ya daeng?,” tanya akun @nta****.
“Kan dia menteri segala bisa om, jadi bisa bikin apa aja semau dia. Ini udah bukti era Jokowi krisis SDM, karena cukup dengan single fighter bisa tangani dari bisnis candi, minyak goreng, bisnis vaksin, dll. dia bisa pegang dan kuat. Hebat kan,” ujar akun @qhs***.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan