SuaraJawaTengah.id - Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda memuji sikap Menteri Agama Yaqut Cholil Choumas yang bersilaturahmi ke pemuka agama Katolik dunia, Paus Fransiskus.
Melalui akun instagramnya, Abu Janda akhirnya membeberkan alasan dirinya sering pasang badan terhadap agama non Islam. Karena ia sudah diajarkan nilai-nilai toleransi oleh Gus Yaqut.
"Ada yang nanya sama saya, bang kenapa suka belain non muslim? Jawabannya karena saya diajarin panglima saya @gusyaqut," ujar Abu Janda.
"Sekarang beliau sedang berada di Vantikan sowan ke sahabatnya paus @franciscus. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan aamin," sambungnya.
Baca Juga: Ingin Tunjukan Keberagaman, Menteri Agama Temui Paus Fransiskus dan Sampaikan Undang ke Indonesia
Lebih lanjut, Abu Janda kemudian menyentil orang-orang yang kerap mendeskriminasikan kelompok minoritas.
"Itu bedanya kami sama kadrun, kadrun menebar Islam penuh benci. Kami menebar Islam penuh cinta," tandas Abu Janda.
Unggahan Abu Janda itu sontak saja langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka juga turut menyentil kelompok yang sering mendeskriminasikan kelompok minoritas.
"Aku juga kadang bingung dengan ajaran kadrun ini. Orang kalau nggak sepahaman sama dia selalu dimaki-maki dan fitnah. Kalau di agamaku disamakan dengan setan," ujar akun @igomo**.
"Ya kalau kadrun kan mempromosikan bahwa agama harus penuh dominasi, cinta, konflik, dan nggak ada bagus-bagusnya untuk golongan lain," tutur akun @parmin**.
Baca Juga: Menag Yaqut Temui Paus Fransiskus Di Vatikan, Sampaikan Undangan Dari Presiden Jokowi
"Kita beda kelas ya mas @permadiaktivis2 sama kadrun," sahut akun @lisaalam**.
"Menebar Islam dengan penuh cinta, keren banget andai semua umat Islam bisa seperti itu kang," timpal akun @piere**.
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada Rabu (8/6/2022), dan menyampaikan undangan dari Presiden Joko Widodo agar dapat berkunjung ke Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo kepada Yang Mulia untuk datang berkunjung ke Indonesia," ujar Menag Yaqut dalam keterangan tertulis, Kamis (9/6/2022).
Menag mengatakan Paus Fransiskus sebenarnya berencana datang ke Indonesia tapi batal karena pandemi COVID-19. Kini, di tengah situasi COVID-19 yang sudah terkendali di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, Menag menyampaikan undangan agar Paus dapat kembali menjadwalkan kunjungan ke Indonesia.
Yaqut menjelaskan Kementerian Agama telah mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Pencanangan ini menjadi salah satu wujud komitmen kuat dari pemerintah untuk senantiasa merawat toleransi, baik toleransi sosial, agama, maupun politik.
"Indonesia mampu menjaga toleransi dan perdamaian antarpemeluk agama, termasuk ratusan umat agama lokal. Kami ingin mengundang Yang Mulia untuk melihat keberagaman ini di Indonesia," kata dia.
Menag juga menyampaikan kerinduan umat Katolik kepada Paus Fransiskus saat datang ke Indonesia. Menag menyampaikan salam dari para Uskup Agung dan Uskup Indonesia, mereka berdoa untuk kesehatan Paus Fransiskus dan berharap dapat datang ke Indonesia.
"Kami berdoa dan berharap kesehatan dan kemakmuran yang baik untuk Yang Mulia. Kami percaya dan menghargai persaudaraan sebagaimana Yang Mulia percaya untuk menciptakan dan memelihara perdamaian di Indonesia," tandas Menag.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Buat Vlog Pagar Laut Tangerang, Abu Janda Dicurigai Bayar Warga Rp100 Ribu Demi Kesaksian Palsu
-
Abu Janda Dituding Sebar Hoax Soal Pagar Laut 30 Km di Tangerang, Kini Kena Doxing
-
Kuba Tak Lagi Teroris bagi AS: Peran Paus Fransiskus dan Pembebasan Tahanan Politik
-
Paus Fransiskus Kecam Situasi Kemanusiaan di Gaza yang Makin Memburuk
-
Paus Kecam "Kekejaman" Israel di Gaza, Dubes Vatikan Dipanggil Rezim Zionis
Tag
Terpopuler
- Setelah Nathan Tjoe-A-On, Giliran Shayne Pattynama Menghilang
- Tiba di Indonesia, Mantan Striker Sampdoria Jadi Asisten Patrick Kluivert?
- Tak Pernah Flexing Kekayaan, Seperti Apa Rumah Nurhayati Subakat?
- Detik-Detik Skincare Maia Estianty Kena Review Pakai Hasil Uji Lab, Doktif: Nggak Approve Tapi...
- Meninggal Dunia, Indra Bekti Ungkap Kenangan Manis Bersama Ibu Sambung
Pilihan
-
Banjir Belum Surut, Buaya Berkeliaran, Warga Desa Santan Tengah Terjebak Tanpa Bantuan
-
Sritex: Hidup Segan Karena Utang, Going Concern pun Suram!
-
Tol Layang Balikpapan-IKN Segera Dibangun, Target Rampung 2027
-
Peluang Keberlanjutan Usaha, Ini Langkah Manajemen PT Sritex
-
Pemkot Samarinda Akui Penanganan Banjir Belum Tuntas, Apa Kendalanya?
Terkini
-
Gara-gara Judi Online, Kasus Perceraian di Cilacap Meningkat
-
Ratusan Hektare Sawah di Kudus Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen!
-
Konsumsi Pertamax Naik 19% saat Libur Panjang, Pertalite Justru Turun
-
Semen Gresik Sigap Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir dan Longsor Pekalongan
-
BMKG: Semarang Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini