SuaraJawaTengah.id - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mendapatkan dukungan untuk maju di Pilpres 2024. Namun ternyata, Elektabilitas Ganjar diperkuat oleh sentiment positif pada pemerintah.
Hal ini terungkap dalam survei opini publik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk ‘Dinamika Pilihan Partai dan Presiden Menjelang 2024’ yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Kamis, 9 Juni 2022.
Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam presentasi hasil survei menunjukkan Ganjar Pranowo cenderung unggul di kalangan warga yang mengaku puas dengan kinerja presiden.
Dari 73,8 persen yang puas dengan kinerja presiden, ada 37 persen yang menyatakan akan memilih Ganjar dalam simulasi tiga nama.
Sementara dari 24 persen yang mengaku kurang atau tidak puas, hanya 13 persen di antaranya yang menyatakan akan memilih Ganjar.
Hal yang serupa terjadi pada warga yang menilai positif pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dari 71,9 persen yang mengaku puas dengan kinerja pemerintah menangani Covid-19, 33 persen di antaranya akan memilih Ganjar.
Sementara dari 25,9 persen yang mengaku tidak puas, hanya 24 persen yang akan memilih Ganjar. Dari 62,6 persen yang puas dengan kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, 34 persen akan memilih Ganjar. Sedangkan dari 34,6 persen yang tidak puas, hanya 25 persen yang akan memilih Ganjar.
Ganjar juga cenderung unggul di kalangan yang menilai kondisi sosial-ekonomi-politik-hukum baik atau sedang, sementara di kalangan yang menilai buruk cenderung memilih Anies.
Deni menjelaskan Ganjar merupakan sosok yang di mata pemilih adalah kelanjutan dari pemerintah Jokowi. Karena itu, pemilih yang menilai positif kinerja pemerintah Jokowi cenderung memilih Ganjar, sebaliknya pemilih yang menilai negatif cenderung memilih Prabowo atau Anies.
Baca Juga: Soal Peluang Ganjar Pranowo Dipinang Parpol Lain untuk Pilpres 2024, PDIP Singgung Soal Membajak
"Karena sentimen positif pada kinerja pemerintah masih mayoritas maka Ganjar unggul sementara atas lawan-lawannya, termasuk yang paling kuat: Prabowo dan Anies," jelas Deni yang dikutip dari keterangan tertulis Senin (13/6/2022).
Survei ini dilakukan pada 10 - 17 Mei 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1060 atau 87%.
Sebanyak 1060 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,07% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional