SuaraJawaTengah.id - Amir Khilafatul Muslimin Cirebon Raya yang ditangkap Polres Brebes berinisial AJ diketahui merupakan warga Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. AJ dikenal para tetangganya sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi.
Di Desa Slarang Lor, AJ tinggal di rumah yang berada tak jauh dari rumah yang dijadikan kantor Khilafatul Muslimin. Di papan yang terpasang di depan rumah itu, tertulis Khilafatul Muslimin Kemasulan Tegal.
Salah satu warga tetangga AJ, Mukasin mengungkapkan, AJ merupakan sosok yang tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat sejak terlibat dalam organisasi Khilafatul Muslimin.
"Dia (AJ) warga sini, sejak kecil kenal. Dia mulai berubah tiga atau empat tahun lalu. Kalau sebelum mendirikan Khilafatul Muslimin biasa saja. Setelah itu, kurang bergaul, nggak bermasyarakat," katanya di Tegal, Selasa (14/6/2022).
Selain tidak pernah bersosialisasi di lingkungan, AJ menurut Muksin juga enggan berpartisipasi setiap kali digelar pemilu. "Kalau ada hajatan negara enggak pernah berpartisipasi, nggak mau. Kegiatan lingkungan juga enggak," kata dia.
Adapun kegiatan sehari-hari AJ sepengetahuan Muksin adalah berdagang. "Katanya dagang, tapi kurang tahu dagang apa," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan tetangga AJ lainnya, Sukyad. Dia menyebut AJ lebih banyak bergaul dengan orang-orang dari luar desa.
"Hubungannya sama orang luar. Kalau sama tetangga jarang. Dia juga tidak pernah ikut iuran lingkungan," ungkapnya.
Menurut Sukyad, AJ kerap menggelar kegiatan berkumpul di rumah yang dijadikan kantor Khilafatul Muslimin di Desa Slarang Lor. Namun dia tak mengetahui orang-orang yang datang berasal dari mana.
Baca Juga: Terungkap! Polda Metro Jaya Beberkan 30 Sekolah Diduga Terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin
"Kalau ada kegiatan kumpulan ramai. Puluhan orang ada. Mereka bukan warga sini (Desa Slarang Lor),” ujar dia.
Sebelumnya, Polres Brebes menangkap dan menetapkan AJ (30) sebagai tersangka terkait kelompok Khilafatul Muslimin. AJ merupakan pimpinan Khilafatul Muslimin yang membawa 10 daerah dan menggerakkan konvoi kelompok itu di Brebes.
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto mengungkapkan, AJ ditangkap di rumah istrinya di Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Rabu (8/6/2022).
Tempat tinggal AJ itu berada tak jauh dari kantor sekretariat Khilafatul Muslimin yang berada di Jalan Nakula-Lumbung, Desa Slarang Lor.
"Jam tiga sore tadi kita amankan satu orang yang berperan sebagai penggerak konvoi Khilafatul Muslimin di Kabupaten Brebes," kata Faisal, Rabu petang (8/6/2022).
Menurut Faisal, AJ menjabat sebagai Amir Wilayah Cirebon Raya dalam kelompok Khilafatul Muslimin. Sebagai amir, dia membawahi 10 cabang atau Umul Quro, yakni Tasikmalaya, Majalengka, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Kebumen, Banjarnegara, Purwokerto, dan Purbalingga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker
-
Baru Ditunjuk Gubernur Jateng, SK Plt Bupati Sukoharjo Disita KPK, Ada Apa?
-
32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis BRI, KUR hingga KPR Subsidi Terus Bertumbuh
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park