SuaraJawaTengah.id - Bek kiri Timnas Indonesia Pratama Arhan mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya harus tampil tajam saat berhadapan kontra Nepal pada laga penutup Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB.
“Kami mesti memperbaiki ‘finishing’ dan tampil lebih matang agar bisa mencetak gol,” ujar Arhan, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV dan dinukil ANTARA, Selasa (14/6/2022).
Menurut pesepak bola berusia 20 tahun itu, skuad “Garuda” belum bermain efektif pada dua laga Grup A, di mana mereka baru melesakkan dua gol pada dua pertandingan.
Situasi tersebut diharapkannya tak terulang saat bersua Nepal, karena Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan demi lolos ke Piala Asia 2023.
Akan tetapi, timnas Indonesia tidak dapat pula terlalu fokus dalam menyerang lantaran Nepal dianggap Arhan mempunyai serangan balik yang berbahaya.
“Kami harus mewaspadai serangan balik Nepal. Mereka juga memiliki ‘compact defense’ yang bagus. Permainan mereka cukup baik,” tutur pemain klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy itu.
Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin dari dua laga dengan selisih gol nol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Intip New Creta Alpha, SUV Compact dan Berkarakter, Apa Bedanya dengan Versi Sebelumnya?
-
Libur Nataru, Pertamina Ungkap Pergeseran Mengejutkan Preferensi BBM Pengemudi di Jateng dan DIY
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026: Cek Penerima dan Nominalnya
-
Pemprov Jateng Lampung Teken 11 Kerja Sama, NIlainya Capai Rp 832,3 Miliar per Tahun
-
10 Mobil Pick Up Murah Tangguh yang Cocok Buat Usaha