SuaraJawaTengah.id - Artis senior Rima Melati menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (23/6/2022) sore setelah menjalani perawatan intensif.
Dokter menyatakan Rima mengalami gagal jantung setelah berjuang melawan komplikasi infeksi mulai dari infeksi punggung, infeksi paru- paru, dan yang terakhir infeksi ginjal sebelum menghembuskan nafas terakhir pada usia 83 tahun.
Anak dan menantu Rima Melati yaitu Aditya Tumbuan dan Marisa Tumbuan berbagi kisah mengenang sosok sang bintang sebagai orang yang bersahaja.
"Saya dengar dari teman- teman, sahabat mama. Mama itu adalah orang yang sangat amat sangat baik. Ya itu sering menolong orang, membantu orang," kata Aditya dilansir dari ANTARA.
Dia menambahkan, semasa hidupnya Rima Melati merupakan panutan tidak hanya bagi keluarga tapi juga sahabat-sahabatnya.
"Semua Alhamdulillah cerita- cerita baik lah tentang ibu. Jadi semua yg datang ke rumah sakit, berbicara positif. Dia selalu membantu orang, selalu care sama orang. Jadi mungkin itu pesannya untuk kami. Orang yang tidak terlalu kenal pun dia bantu. Jadi ini pesannya ya buat kami anak- anaknya bahwa memang diwajibkan meniru ibu," ungkapnya.
Kenangan lain dibagikan Marisa kala ia menyiapkan pesta ulang tahun terakhir untuk mertuanya, ia mengaku hatinya tergugah karena banyak cerita- cerita baru dari sahabat-sahabat Rima yang menceritakan aktifnya sang aktris sebagai seorang seniman.
Mulai dari kebiasaannya yang guyub hingga membantu pementasan teater anak bangsa bisa tampil di Negeri Belanda di masa lalu.
Cerita- cerita itu menariknya didapatkan bukan dari sang mertua secara langsung melainkan lewat penuturan para sahabatnya.
Baca Juga: Ceritakan Detik-detik Meninggalnya Rima Melati, Widyawati Menangis
"Banyak hal yang kita baru tahu, ternyata Mama itu pernah bikin pertunjukan teater. Teater Koma di Belanda dulu, dia bahkan membantu membuat naskahnya jadi dalam Bahasa Belanda. Itu sesuatu yang baru juga ya buat kita," kata Marisa dengan nada yang terkagum menceritakan sosok Rima.
Rima Melati memang dikenal sebagai salah satu sosok senior di industri hiburan Tanah Air dan memiliki kesan mendalam bagi banyak seniman termasuk musisi hingga sineas, ia semakin dikenal karena menyabet berbagai penghargaan perfilman baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Selain sosok bersahaja, di saat- saat terakhirnya melawan komplikasi infeksi, Marisa melihat Rima sebagai sosok pejuang karena meski sudah tak lagi muda ia masih berupaya untuk melawan penyakit tang ia derita.
Ia harus menjalani terapi yang efeknya besar bagi tubuhnya namun tetap dilakoninya agar bisa kembali sehat sedia kala.
"Beberapa kali ibu itu drop, tapi akhirnya bisa stabil kembali, drop lagi, jadi memang fighter. Dan udah dibuktikan waktu itu, dulu ibu pernah terkena kanker dan akhirnya berhasil jadi cancer survivor," kata Marisa mengenang sosok mertuanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang
-
50 Kata-kata Sungkem Lebaran Bahasa Jawa yang Halus dan Menyentuh di Idul Fitri 1447 Hijriah
-
Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah Hari Ini
-
10 Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba Saat Mudik Lebaran 2026
-
Tragis! Kecelakaan Maut di Tol Pejagan Tegal Renggut Empat Nyawa, Diduga Sopir Minibus Mengantuk