SuaraJawaTengah.id - Beredar curhatan seorang pedagang online di salah satu marketplace Shopee yang mengaku dilarang berjualan jam dinding bertuliskan arab viral di media sosial.
Pedagang ini mengungkapkan pelarangan oleh pihak marketpalce Shopee karena produknya dianggap taliban.
Curhatan pedagang tersebut diketahui dari sebuah unggahan foto di akun twitter @Singa_Jelita belum lama ini.
"Bahkan produk jam dinding saya harus dibanned karena dianggap simbol taliban. Semoga warga twiterland ada yang berminat dengan jam dindingnya," tulis keterangan caption pedagang tersebut.
Berdasarkan unggahan foto akun tersebut. Ia membagikan dua foto, yang pertama foto berupa produk jam dinding bertuliskan arab.
Lalu foto kedua berisikan email dari pihak Shopee yang menyampaikan penolakan terhadap produk yang dijual pedagang tersebut.
"Hai Kak shinamardina, dapat kami informasi pada email sebelumnya, produk tersebut tidak dapat dimunculkan karena mengindikasikan kepada organisasi politik, yakni Taliban,"
"Produk tidak dapat dinormalkan karena kamu menjual produk yang berhubungan dengan isu politik dan agama," begitu keterangan email yang diterima pedagang tersebut.
Sontak saja cuitan pedagang itu langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari ramai mengecam pihak marketplace.
Baca Juga: Wow! El Rumi Ngaku Pernah Dapat Penghasilan Rp 1 Juta Sehari dari Hasil Jual Materi Contekan
"Parah @ShopeeID coba tanya sama anak SD Islam, itu kalimat bacanya apa dan artinya apa. Jangan sampai diketawain sama anak SD," ujar akun @apiek**.
"Astaghfirullah tega bener mereka," tutur akun @Setiani**.
"Boikot shope aja lah," imbuh akun @lwang**.
"Sabar, rezeki gak akan tertukar apalagi berkurang meski diperlakukan kek gitu," sahut akun @GieAdam**
"Innalillahi bodoh amat yah menganggap kalimat tauhid sebagai urusan politik dan hanya muluk taliban. Sesempit itu wawasan dan hati mereka," timpal akun @KangSempro**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis