SuaraJawaTengah.id - Kasus penembakan terhadap seorang juragan barang bekas di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, semalam, masih ditangani polisi setempat. Beberapa bulan yang lalu, korban yang sama juga jadi target penembakan.
Sabar (45) menderita luka dan dirawat di RSUD Sidoarjo sesaat setelah tengan dan lehernya terkena peluru.
Sabar sedang duduk-duduk di depan gudang sebelum kejadian.
Saksi bernama Imam mengatakan mendengar dua kali letupan senjata api dari bawah jembatan layang Desa Tenggulunan, tepatnya dekat bantaran rel kereta api.
Saksi lainnya mengatakan melihat dua orang berboncengan sepeda motor matic setelah terdengar suara tembakan.
Dari foto-foto yang ditayangkan media, polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Police line sudah dibentangkan di lokasi.
Polisi dilaporkan sudah menemukan selongsong peluru dari lokasi kejadian.
Sejauh ini, petugas belum memberikan pernyataan mengenai perkembangan penyelidikan kasus itu.
Penembakan sebelumnya
Baca Juga: Juragan Rosokan Asal Sidoarjo Jadi Korban Penembakan, Ini yang Kedua Kalinya
Seorang saksi berkata Sabar juga pernah jadi target penembakan menjelang bulan Ramadan beberapa waktu yang lalu. Tapi, tembakan yang dilepaskan pelaku tidak mengenai sasaran.
“Sebelum puasa juga seperti ada kejadian dan terdengar suara tembakan di lokasi bawah jembatan layang Tenggulunan Candi tersebut. Ada yang melihat Pak Sabar waktu itu berhasil menyelamatkan diri dan pelaku juga keburu kabur,” kata saksi.
Kejadian itu tidak dilaporkan ke kantor polisi karena tidak ada korban jiwa.
Saksi menduga motif penembakan itu bukan persaingan bisnis karena sesama juragan barang bekas dan pengepul saling menjaga kerukunan. [Beritajatim]
Berita Terkait
-
KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania
-
Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru
-
Kasus Polisi Tembak Polisi, Kuasa Hukum Ungkap 4 Proyektil Peluru Bersarang di Kepala Korban
-
Berawal dari Bullying, Kuasa Hukum Beberkan Penyebab Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe
-
Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Lukai 8 Orang di Turki
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas