SuaraJawaTengah.id - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyarankan agar Pemilu 2024 ditiadakan jika nantinya hanya menimbulkan perpecahan bangsa.
"Lebih baik tidak ada Pemilu jika itu memberikan konsekuensi pada perpecahan bangsa ini," kata Surya Paloh, melansir ANTARA, Selasa (28/6/2022).
Surya mengatakan, Pemilu 2024 telah dijadwalkan untuk dilaksanakan bersama. Proses ini harus diikuti karena merupakan amanah dari konstitusi.
"Tapi saya katakan sebagai Ketua Umum Nasdem, untuk apa buat Pemilu kalau bangsa ini harus terpecah," ujarnya.
Surya Paloh mengatakan, pemilu dapat dilaksanakan, namun semua unsur harus menghormati perhelatan pesta demokrasi dan selalu menjaga keutuhan serta kesatuan bangsa.
"Maka kita perlu mengambil pelajaran dari pemilu sebelumnya, agar kualitas ke depan ini jauh lebih baik dari apa yang sudah kita lalui," katanya.
Pernyataan Surya Paloh itu rupanya ditanggapi serius oleh mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.
Melalui akun twitternya, Ferdinand mengaku sependapat dengan Surya Paloh lebih baik tidak ada pemilu 2024 ketimbang bangsa Indonesia terpecah.
"Saya setuju dengan kalimat ini. Memang lebih baik tak ada pemilu jika menimbulkan perpecahan.
Baca Juga: Surya Paloh Sebut Aceh Sudah Lampu Merah: Provinsi Kaya Berubah Menjadi Miskin
Namun, Ferdinand menyentil Surya Paloh soal pemilihan tiga tokoh politik yang didukung NasDem untuk jadi kandidat calon presiden 2024 mendatang.
"Yang saya heran adalah, kenapa Rakernar Nasdem justru memunculkan nama Anies jika tak ingin ada perpecahan? Bukankah 2017 Anis ada dalam pusaran Pilkada Jakarta paling brutal?," paparnya.
Sontak saja cuitan Ferdinand itu langsung diserbu para warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka ramai menuliskan beragam komentar.
"Jika tak ingin ada perpecahan maka jangan munculkan nama si penunggang agama," ucap akun @Ruchy**.
"Mengedepan ego kadang membawa kita pada keputusan yang salah. Surya Paloh semakin tidak konsisten antara pernyataan dan tindakan," imbuh akun @MuazAK**.
"Lebih baik ada pemilu tapi nasdem tidak ikut," sahut akun @arnold**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja