SuaraJawaTengah.id - Setelah dua tahun, Dieng Culture Festival (DCF) kembali digelar tahun 2022 ini. Rangkaian acara meriah seperti Festival Lampion dan Jazz Atas Awan pun kembali diadakan.
Gelaran DCF 2022 seakan menjadi obat rindu lantaran sudah ditunggu tunggu wisatawan berbagai daerah. Hal itu tampak pada respon warga ketika panitia DCF membagikan poster acara di sosial media.
Ribuan komentar memadati kolom dan antusias menanyakan prosesi gelaran yang akan digelar pada bulan September mendatang.
Ketua Pokdarwis Dieng Kulon, Banjarnegara, Jawa Tengah, Alif Fauzi membenarkan informasi tersebut. DCF tahun 2022 akan kembali diadakan seperti dua tahun sebelum pandemi.
"DCF akan dilaksanakan tanggal 2,3 dan 4 September 2022," ungkap Alif, Rabu (6/7/2022).
Sementara untuk teknis pelaksanaan, Alif menyampaikan akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi.
"Kita lihat situasi pandemi seperti apa nanti. Tentunya wisatawan harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Kami juga kerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk membantu memfilter masyarakat yang kurang sehat agar tidak masuk ke area acara festival," jelas Alif.
Rangkaian acara DCF 2022 akan kembali seperti dua tahun sebelum pandemi diantaranya kirab budaya, pagelaran, festival kopi, prosesi pencukuran dan jazz atas awan dan festival lampion.
"Rangkaian acara kembali seperti tahun 2019 lalu, ada kirab, pagelaran, festival kopi, pencukuran, jazz dan lampion juga kami coba kembali adakan. Untuk Guest Star Jazz Atas Awan ada dari artis nasional," kata dia.
Baca Juga: 3 Tips Melihat Embun Upas Dieng, Simak Selengkapnya di Sini!
Untuk peserta pencukuran rambut gembel, panitia saat ini masih melakukan pendataan. "Sudah ada beberapa peserta yang mendaftarkan diri, dari luar kota ada beberapa seperti Jakarta, Batang, dan sebagainya. Hanya saja kami belum seleksi lagi, ini kaitannya sama permintaan anak rambut gembel atau rambut bajang," lanjutnya.
Tak hanya prosesi, lokasi pencukuran rambut gembel kembali digelar di kawasan Candi Arjuna. Pada DCF 2021, prosesi pencukuran dan festival dilaksanakan di Pendopo Dieng Kulon.
"Kali kembalikan ke Candi Arjuna untuk prosesi pencukuran rambut gembelnya," sebutnya.
Waktu pelaksanaan DCF tahun ini juga berbeda dari gelaran biasanya. Festival budaya cukur rambut gembel dilaksanakan bukan pada bulan Agustus, melainkan September.
"Biasanya Sabtu-Minggu, nah pada Agustus bertepatan sama suro. Karena dalam bulan Suro tidak boleh membuat acara, jadi kami menghormati budaya karena DCF juga festival budaya," ujarnya.
Meski sudah h-2 bulan, panitia sampai saat ini belum memutuskan sistem pembelian tiket dan harga. Rencananya, informasi terkait pemesanan tiket DCF akan dirilis resmi pada akun instagram @festivaldieng2022.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Transformasi Berkelanjutan, BRI Catat Kinerja Gemilang dan Dukung Program Prioritas Nasional 2025
-
Revolusi Anti-Rob: Jateng Gunakan Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Operasional hingga Jutaan Rupiah
-
Waspada! Malam Tahun Baru di Jateng Selatan Diwarnai Hujan dan Gelombang Tinggi
-
BRI Blora Gelar Khitan Massal, Meriahkan HUT ke-130 dengan Bakti Sosial
-
Mobilio vs Ertiga Bekas di Bawah Rp150 Juta: 7 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli