SuaraJawaTengah.id - Indonesia ASEAN Para Games Organizing Comittee (INASPOC) akan melibatkan banyak seniman lokal pada upacara pembukaan ASEAN Para Games (APG) 2022.
Sekretaris Jenderal INASPOC Rima Ferdianto mengatakan sesuai dengan arahan Wali Kota Surakarta yang juga Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka nantinya akan ada banyak pekerja dan seniman Solo yang terlibat.
"Yang paling penting adalah banyak seniman Solo, semua terlibat di dalam opening dan closing ceremony. Beliau (Gibran) menekankan itu, di semua segmen harus sebanyak mungkin melibatkan mereka," kata Rima dilansir dari ANTARA, Selasa (12/7/2022).
Meski demikian, untuk pembukaan ASEAN Para Games yang dilaksanakan pada 30 Juli 2022 masih dirahasiakan oleh pihak panitia dan akan dijadikan sebagai kejutan untuk masyarakat.
"Banyak hal unik nantinya, jadi suatu gimmick, dilihat saat opening saja. Ada yang menarik penonton, ada human configuration. Nggak boleh dibocorin, ini kan prosesnya belum selesai," ujar dia.
Terkait keterlibatan artis ibu kota, ia belum ingin banyak menyampaikan.
"To be confirm (dalam konfirmasi), jadi banyak alternatif. Mereka harus dikontak dulu availabelity-nya karena banyak artis untuk MC dan penyanyi, yang jelas juga akan melibatkan penyanyi dari penyandang disabilitas, tadi saya lihat ada Ardha (penyanyi difabel asal Solo)," paparnya.
Selanjutnya, mengenai lagu yang menjadi tema APG 2022, dikatakannya, akan dirilis bersamaan dengan kirab api atau torch relay pada 17 Juli 2022.
"Theme song pertama Bahasa Inggris, kedua Bahasa Indonesia. Untuk theme song Bahasa Inggris akan dibawakan Delon, kemudian ada penyanyi Jepang, ada Richardo Rio, kolaborasi banyak penyanyi dengan komposer Dwiki Darmawan, namanya Striving for Equality atau S for E," tegasnya.
Baca Juga: Stadion Manahan Steril, Ini 3 Stadion Alternatif Persis Solo Hadapi Laga Perdana Liga 1
Sedangkan untuk lagu tema Bahasa Indonesia, dikatakannya, akan dinyanyikan oleh penyanyi Nella Kharisma.
Ia memastikan meski anggaran pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 terbatas, tidak akan mengurangi kemeriahan acara.
"Meskipun ini budgetnya jauh terbatas, beda dengan Asian Para Games, beda dengan Peparnas yang budgetnya sampai ratusan miliar, namun kami harapkan kemeriahannya tidak kalah dengan yang berbudget puluhan kali lebih besar," jelas dia.
Sementara itu, mengenai jumlah penonton pada upacara pembukaan yang akan dilaksanakan di Stadion Manahan, dikatakannya, kemungkinan akan diisi oleh 50 persen dari kapasitas total.
"Kapasitas penonton kan 22.000, kalau diizinkan oleh Satgas COVID-19 mungkin akan mengundang 10.000 orang. Jadi membatasi separuh stadion. Mengenai reservasi tergantung posisinya, apakah mereka menerapkan undangan, tiket, dan sebagainya. Ada beberapa metode untuk skrining tersebut," paparnya.
Terkait kedatangan Presiden Joko Widodo pada upacara pembukaan ASEAN Para Games 2022, Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka mengatakan sejauh ini belum dapat dipastikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama